Dibuka Menpar Ekraf, ITO 2020 Bidik Strategi Pembangunan Pariwisata Indonesia Tahun 2020-2024

Dibuka Menpar Ekraf, ITO 2020 Bidik Strategi Pembangunan Pariwisata Indonesia Tahun 2020-2024

Pariwisata merupakan sektor utama pembangunan nasional dengan target devisa sebesar US$ 20 milyar dan diharapkan mampu menciptakan 13 juta lapangan kerja di tahun 2019 dengan total kunjungan sebesar 18 juta wisatawan. Keberhasilan pembangunan pariwisata Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan terutama kesuksesan country branding dengan tagline “Wonderful Indonesia” telah mampu menempatkan Indonesia di posisi 40 besar dunia.

Pesatnya perkembangan pariwisata tidak terlepas dari suksesnya strategi pembangunan keempat pillar kepariwisataan yaitu destinasi, pemasaran, kelembagaan/sumber daya manusia dan industri secara terpadu dan terintegrasi. Dengan didukung pentahelik pembangunan kepariwisataan yakni akademisi, businessman, community, government dan media.

Untuk mendukung pemerintah didalam pembangunan kepariwisataan Indonesia, Estepers mengambil peran strategis untuk mencapai target tersebut diatas. Di tahun ke lima ini, Estepers sebagai forum dari alumni Sekolah Pariwisata Bali yang pada tanggal 18 Oktober yang lalu berubah menjadi Politeknik Pariwisata Bali, kembali menggelar Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2020.

Pembentukan ITO ini sebagai bentuk idealisme dan sumbangsih dari para alumni yang berpengalaman di bidang pariwisata untuk menjadikan pariwisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata terbaik di dunia yang memiliki competitive dan comparative advantage yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis masyarakat. Melalui event ITO diharapkan mampu memprediksi forecast pariwisata kedepan dengan akurat yang dibutuhkan para stakeholder pariwisata untuk business projection.

ITO 2020 telah diselenggarakan Jumat (22/11/2019), bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center. dengan mengambil tema “Capturing the Landscape of Indonesia’s Tourism Industry 2020 – 2024 Collaboration between Technology and Expertise for win a quality market”.

Para executive Estepers yang aktif dalam penyelenggaraan ITO ini terdiri dari Ketua Umum I Nyoman Sukadana, AM.Par., S.E., President Estepers Executive Club Nyoman Sarya, ITO Chairman I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., dan ITO 2020 Project Director I Gede Nyoman Sapta Adi, serta didukung penuh tim dari pengurus Estepers.

“Melalui Event ITO 2020 ini kami mengajak kalangan yang berada di sektor pariwisata untuk bersama-sama memahami bahwa teknologi akan membantu serta membawa perubahan besar pada bidang usaha kepariwisataan di seluruh dunia,” ungkap Project Direktor ITO 2020 Gede Nyoman Sapta Adi.

Indonesia Tourism Outlook 2020 kali ini dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, sekaligus menjadi keynote speaker yang akan memberikan bullet point terkait strategi pembangunan Pariwisata Indonesia di tahun 2020 – 2024 sesuai perkembangan revolusi industry 4.0.

Indonesia Tourism Outlook 2020 menghadirkan sejumlah pembicara antara lain Deputy Bidang Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, M.Sc., CHE., Pemilik Rumah Perubahan sekaligus Director Pasca Sarjana Universitas Indonesia Prof. Rhenald Kasali, Ph,D.

Kemudian ada Bupati Banyuwangi Abdul Azwar Anas, mantan President Director Sriwijaya Air Joseph Saul, Vice President Sales & Marketing and Distribution at ACCOR Hotels, Malaysia, Indonesia dan Singapore, Adi Satria, Business Development Manager of Howarth HTL Asia Pacific
Christy Megawati.

Narasumber lainnya, yaitu Executive General Manager Segment Tourism and Hospitality Services PT Telkom Dicke Adhitya Rustiasi. Tak ketinggalan pembicara dari Deputy Kantor Perwakilan Bank Indonesia Denpasar Bali Rizki Ernadi Wimanda. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *