Hingga Akhir Juli 2020 Bandara Ngurah Rai Layani 17.757 Penumpang Rute Domestik, Wagub Cok Ace: “Ini awal baik bagi kebangkitan pariwisata Bali”

Hingga Akhir Juli 2020 Bandara Ngurah Rai Layani 17.757 Penumpang Rute Domestik, Wagub Cok Ace: “Ini awal baik bagi kebangkitan pariwisata Bali”

Foto: Wagub Bali Cok Ace mengalungkan bunga kepada salah satu penumpang domestik di Terminal Kedatangan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Dari tanggal 26 sampai 30 Juli 2020, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani sebanyak 17.757 penumpang rute domestik yang terangkut melalui 278 penerbangan.

Jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya (19-23 Juli 2020), dimana terdapat 15.153 penumpang dan 256 penerbangan, maka terdapat pertumbuhan sebesar 17% untuk jumlah penumpang serta 8% untuk penerbangan rute domestik yang terlayani.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama sejumlah pimpinan asosiasi pariwisata, lanud dan otoritas bandara saat menyambut kedatangan wisatawan domestik di Terminal Kedatangan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (31/7/2020), mengungkapkan geliat penerbangan yang mulai terjadi di pintu masuk jalur udara ini menjadi awal yang baik bagi kebangkitan pariwisata Bali yang terpuruk ditengah pandemi covid-19.

“Sebelumnya sempat anjlok, bahkan pernah hanya 5 penerbangan dalam sehari. Namun beberapa hari terakhir terus bertambah,” kata Wagub Cok Ace didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa.

Wagub Cok Ace menegaskan, pada awal pembukaan kembali pintu wisatawan domestik ke Bali dalam tatanan kehidupan era baru ini, belum bisa memberikan target kunjungan. Karena yang terpenting, adalah menanamkan kepercayaan wisawatan bahwa Bali sebagai sebuah destinasi yang nyaman, aman, dan sehat.

Penglingsir Puri Ubud ini juga mengingatkan industri pariwisata agar benar-benar disiplin dan bertanggungjawab menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Saya amati, prosedur kesehatan telah dipenuhi oleh penumpang yang turun di Bandara Ngurah Rai. Kita juga punya satgas berbasis desa adat yang diharapkan dapat memberi informasi lebih cepat ketika terjadi sesuatu di lapangan,” terangnya.

Wagub Cok Ace menambahkan, penerapan prosedur yang cukup ketat di pintu masuk dan keseriusan yang ditunjukkan oleh masyarakat Bali dalam penanganan Covid-19 menjadi bagian dari upaya menanamkan meyakinkan dan membangun kepercayaan wisatawan. Selain memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, prosedur pemeriksaan yang diberlakukan di pintu masuk Bali juga bertujuan untuk melindungi masyarakat Bali.

“Jadi keduanya kena, warga kita terlindungi, wisatawan juga merasa aman berkunjung,” ucapnya.

Sementara itu, prosesi penyambutan kedatangan 84 orang wisatawan domestik dari Jakarta itu ditandai dengan pengalungan bunga dan ucapan selamat datang dari Wagub Cok Ace bersama stakeholder terkait. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *