Permudah Penjemputan Penumpang, Bandara Ngurah Rai Luncurkan Digital Meeting Point

Permudah Penjemputan Penumpang, Bandara Ngurah Rai Luncurkan Digital Meeting Point

Foto: Layanan terbaru di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, berupa "Digital Meeting Point".

Setelah sebelumnya mempercantik fasilitas holding room yang diperuntukkan untuk penumpang dengan kebutuhan khusus, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini kembali menghadirkan fasilitas baru yang disebut “Digital Meeting Point”.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan bandara tersibuk kedua setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dengan jumlah penumpang setiap hari yang mencapai 65 ribu orang, tentu memerlukan suatu fasilitas yang mempermudah bagi para penjemput untuk menjemput para penumpang yang baru saja tiba di Pulau Dewata.

“Fasilitas baru ini terdiri dari dua jenis komponen, yang pertama adalah fasilitas berupa kios dan video wall yang terletak di Terminal Kedatangan Domestik dan Terminal Kedatangan Internasional. Komponen kedua adalah aplikasi yang dapat dibuka melalui gadget penjemput,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado, Senin (07/10), di kantornya.

Sebelum menggunakan fasilitas ini, penjemput diharuskan untuk melakukan registrasi di website http://digimeet.ngurahrai-airport.co.id. Dalam proses registrasi, penjemput diminta untuk menginput data diri sesuai dengan data yang diminta dalam aplikasi. Penjemput yang data dirinya telah diverifikasi oleh sistem kemudian akan memiliki akun pengguna dan kata sandi yang kemudian dapat digunakan untuk melakukan proses log-in aplikasi.

“Dari sisi penjemput, setelah memiliki akun pengguna, penjemput dapat menggunakan aplikasi ini untuk memantau penumpang yang hendak dijemput. Sedangkan dari sisi penumpang, dapat mengakses aplikasi ini melalui perangkat masing-masing untuk mengetahui detail penjemput, seperti identitas dan bahkan lokasi penjemput secara realtime. Dapat kami tegaskan, seluruh data yang telah diinput ke sistem kami, akan kami jamin kerahasiaannya, serta hanya digunakan terbatas untuk kepentingan peningkatan pelayanan di bandar udara kami,” jelas Herry.

Selain melalui aplikasi, penumpang yang telah landing dapat mengetahui informasi mengenai penjemput di lokasi video wall di kedua terminal kedatangan. Data yang ditampilkan berisi informasi tentang data penumpang yang meliputi nama penumpang, nomor penerbangan, dan asal penerbangan; serta data penjemput yang berisi nama penjemput, kontak penjemput, serta titik bertemu.

Data yang ditampilkan di layar video wall adalah data dengan status pesawat yang sudah mendarat. Data tersebut secara otomatis akan ditutup oleh sistem setelah 3 jam sejak pesawat tersebut mendarat pada penerbangan domestik, serta 4 jam setelah pesawat mendarat pada penerbangan internasional.

“Fasilitas yang baru saja kami luncurkan ini merupakan yang pertama kali diaplikasikan di Indonesia, serta akan senantiasa kami lakukan evaluasi serta upgrade guna peningkatan kualitas layanan. Dengan tambahan fasilitas baru ini, kami berharap bahwa pengguna jasa bandar udara dapat semakin merasa nyaman, serta dapat semakin meningkatkan passenger’s experience di bandar udara kami,” tutupnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *