QRIS Tumbuh Positif, Per 24 Juli 2020 Jumlah Merchant di Bali 111.448

QRIS Tumbuh Positif, Per 24 Juli 2020 Jumlah Merchant di Bali 111.448

Foto: Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di acara Deklarasi Program Kepariwisataan Dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata Berbasis QRIS, Kamis (30/07/2020), di Nusa Dua, Badung.

Deklarasi Program Kepariwisataan Dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata Berbasis QRIS, Kamis (30/07/2020), di Nusa Dua, Badung, merupakan respon atas pandemi covid-19 yang telah menyebabkan perekonomian Bali mengalami kontraksi yang cukup dalam hingga -1,14% (yoy) pada Triwulan I-2020.

“Agar perekonomian Bali bangkit, kita harus mulai menerapkan tatanan kehidupan Bali era baru sebagaimana yang kita lihat pada acara hari ini. Tatanan kehidupan Bali era baru meliputi protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, serta melakukan transaksi pembayaran secara non tunai, sebagai bagian dari digitalisasi,” jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provonsi Bali, Trisno Nugroho, disela acara yang juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Wishnutama Kusubandio, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardana Sukawati, Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, Kapolda Bali, Danrem 163/Wirasatya, Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Direktur Utama ITDC, anggota FORKOPIMDA, Pimpinan Perbankan di Bali, dan stakeholder terkait.

Lebih lanjut Trisno mengatakan, sarana pembayaran digital yang digagas Bank Indonesia adalah implementasi QRIS yang sudah dilakukan sejak 1 Januari 2020. QRIS Bank Indonesia dapat diaplikasikan di semua sektor. Baik di sektor retail yaitu untuk kebutuhan sehari-hari dan pembelian tiket, sektor pemerintahan yaitu retribusi yang dapat digunakan untuk pengelolaan penerimaan daerah secara transparan, maupun untuk kebutuhan cross border payment yaitu memfasilitasi wisatawan asing.

Penggunaan QRIS yang berbasis digital dan contactless sangat sejalan dengan kebutuhan di sektor pariwisata yang menuntut semuanya harus serba cepat, mudah, murah, aman dan mendukung faktor clean, health, safety and environment sustainability (CHSE) yang meminimalkan kontak fisik dalam bertransaksi.

Trisno juga melaporkan, jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS per 24 Juli 2020 mencapai 111.448 merchant, atau meningkat sebesar 337% dibandingkan dengan awal tahun 2020. Dari angka tersebut, sebanyak 57% (63.012) merchant merupakan usaha mikro, 20% (22.295) merchant usaha kecil, 17% (18.682) merchant usaha menengah dan 6% (6.799) merchant usaha besar.

Foto: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

“Kami yakin setelah deklarasi ini, akan semakin mendorong percepatan kebangkitan perekonomian Bali serta perluasan implementasi penggunaan QRIS di Bali,” ungkapnya optimis.

Dalam mendorong digitalisasi, Bank Indonesia juga berupaya mengembangkan UMKM baik binaan maupun mitra untuk melakukan transformasi proses bisnis yang mendukung terciptanya ekosistem UMKM digital. Melalui program onboarding UMKM, Bank Indonesia telah memfasilitasi sejumlah UMKM untuk terhubung dalam platform pemasaran digital, baik melalui conversational commerce maupun marketplace, akses keuangan digital melalui fintech, hingga platform transaksi pembayaran digital, seperti internet banking, standardisasi jasa sistem pembayarang berbasis uang elektronik, hingga pemanfaatan QRIS dalam transaksi UMKM sehari-hari.

“Melalui acara deklarasi hari ini, kami berharap kawasan Nusa Dua sebagai kawasan MICE yang dilengkapi dengan hotel, rumah sakit, objek wisata juga UMKM dapat semakin menambah daya tarik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung ke Bali. Karena selain telah menerapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan juga telah menerapkan cara bertransaksi secara digital yaitu menggunakan QRIS,” ucapnya.

Trisno mengungkapkan, perkembangan implementasi QRIS ini tidak lepas dari peran serta perbankan yang juga turut mendukung terlaksananya deklarasi ini. Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada perbankan di Bali khususnya BPD Bali, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BCA dan Bank CIMB Niaga yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan ini.

“Sekali lagi, apresiasi saya sampaikan kepada Bapak Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Bapak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah hadir dan mendukung deklarasi ini. Selain itu, saya juga mengapresiasi kerjasama dan koordinasi yang baik selama ini dengan Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/kota se-Bali, perbankan serta masyarakat. Saya sangat meyakini apabila kerjasama yang telah terjalin ini dapat kita terus tingkatkan, maka sebagaimana harapan Bapak Presiden Jokowi, pada triwulan III ini, ekonomi Bali akan mulai bangkit kembali,” harap Trisno. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *