Silabis ke-11 ISMI di Bali, Ketum ISMI: “Ambil peran konkrit pulihkan ekonomi nasional ditengah pandemi Covid-19”

Silabis ke-11 ISMI di Bali, Ketum ISMI: “Ambil peran konkrit pulihkan ekonomi nasional ditengah pandemi Covid-19”

Foto: Pemukulan gong menandai dibukanya Silabis ke-11 ISMI di Nusa Dua Ballroom Melia Bali Indonesia Hotel, Jumat (21/11/2020).

Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-11 Ikatan Saudagar Muslim Indonesia yang tersebar di seluruh nusantara (ISMI) resmi dibuka, Jumat (20/11/2020). Sekitar 250 peserta dari seluruh Orwil (Ogranisasi Wilayah) ISMI telah mendarat di Bali. Bertempat di Nusa Dua Ballroom Melia Bali Indonesia Hotel, acara pembukaan Silabis 11 yang dibalut welcome dinner berlangsung semarak.

Turut hadir beberapa tokoh dalam acara pembukaan tersebut. Diantaranya anggota DPD RI dari Bali H. Bambang Santoso, Ketua MUI Bali H.M Taufik As’Adi, Dirjen RenHan Kementerian Pertahanan RI Mayjen TNI Budi Prijono, serta Staf khusus Wakil Presiden RI H. Arif Rahman S.H.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Made Wiratmi selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali mengapresiasi digelarnya Silabis 11 yang diselenggarakan di Pulau Dewata seraya berharap dalam 3 hari kedepan para peserta tidak hanya menikmati indahnya Pulau Bali tapi juga mendapatkan peluang-peluang usaha yang bisa dikembangkan dan tidak lupa untuk membeli oleh-oleh khas Bali agar roda perekonomian khususnya UMKM dapat bergerak.

Senada dengan Gubernur Bali, Ketua Umum ISMI ILham Habibie yang tersambung melalui tayangan video mengatakan saat ini Saudagar Muslim harus mengambil peran konkrit dalam pemulihan ekonomi terutama di masa pandemi Covid-19 secara tepat untuk bersama-sama bergerak membantu pemerintah.

Pembukaan Silabis 11 ditandai pemukulan gong secara bersama-sama oleh Staf khusus Wakil Presiden RI Arif Rahman, Samsul B. Ibrahim selaku Ketua Panitia Silabis 11 yang juga Wakil Sekjen ISMI beserta jajaran ISMI pusat maupun Bali.

Arif Rahman dalam sambutannya menyinggung bahwa langkah ini sudah sejalan dengan program Wapres RI K.H Ma’ruf Amin bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi fokus pemerintah ditengah masa pandemi Covid-19 dengan program DEWA (Desa Wisata Agro), DEWI (Desa Wisata Industri), DEDI (Desa Digital) yang dirasa tepat untuk dijalankan di Bali sebagai solusi nyata untuk membuat masyarakat maju dan sejahtera.

Bali memliki kontribusi besar terhadap perolehan devisa negara dari sektor pariwisata. Bahkan pada tahun 2019 Bali menyumbang 29% dari total penerimaan nasional. Namun wabah pandemi Covid-19 yang melanda di semua negara memberi dampak signifikan terhadap pariwisata khususnya di Bali.

“Tentunya pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata tidak bisa hanya berharap dari tangan pemerintah saja. Ini pula yang menjadi dasar pertimbangan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia untuk turut serta membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Arif.

“Sudah waktunya kita semua berpikir bagaimana Bali dapat segera bangkit dari keterpurukan. Roda perekonomian masyarakat kembali berputar dan pariwisata Bali kembali dapat berkontribusi bagi penerimaan devisa negara,” jelas Ketua Panitia Silabis 11 Samsul B Ibrahim seraya menambahkan bergeraknya pariwisata Bali akan menjadi lokomotif untuk daerah pariwisata lain di Indonesia.

ISMI diketuai putra pertama Presiden ke-3 RI BJ Habibie, DR. Ing. ILham Habibie, MBA., dan dibentuk oleh 4 organisasi masyarakat besar di Indonesia yaitu Nahdatul Ulama, Muhammadyah, MUI dan ICMI. Saat ini memiliki misi untuk memulihkan geliat pariwisata dan sebagai kontribusi pada kebangkitan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

Silabis 11 di Bali berlangsung selama 3 hari mulai 20 – 22 November 2020. Menurut Ketua ISMI Bali Drs H. Masrur Makmur, kehadiran para saudagar se-Indonesia ini akan menjadi stimulan bagi perekonomian domestik Bali ditengah pandemi Covid-19. Selain itu diharapkan moment ini menjadi ajang sharing ekonomi kreatif diantara para anggota, dan terpenting kegiatan ini dapat pula menarik para saudagar muslim untuk berinvestasi di Bali. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *