Solidaritas Tanpa Batas, Simpatisan JRX Bantu Anak Yatim Piatu di Desa Mengwitani

Solidaritas Tanpa Batas, Simpatisan JRX Bantu Anak Yatim Piatu di Desa Mengwitani

Foto: Simpatisan JRX bantu anak yatim piatu di Banjar Panca Dharma Desa Mengwitani Kabupaten Badung.

JRX yang telah dijatuhkan vonis 1 tahun 2 bulan oleh majelis hakim PN Denpasar pada kamis 19 november 2020 rupanya tidak membuat simpatisannya kendor untuk terus melanjutkan hal-hal positif yang selama ini telah dilakoni JRX. Meski proses hukum masih akan berlanjut karena jaksa mengajukan banding pada Kamis 26 November 2020 lalu.

Seperti yang dilakukan simpatisan JRX Sembung pada Minggu (29/11/2020) kemarin. Mereka memberikan bantuan sosial kepada seorang anak yatim piatu bernama Made Oka yang tinggal di Banjar Panca Dharma Desa Mengwitani Kabupaten Badung.

Made Oka yang hanya tinggal berdua dengan adiknya setelah ditinggal kedua orang tuanya, hari itu menerima bantuan berupa beras, telur, minyak, mie instant dan uang tunai.

Jerry Budiarta dari Solidaritas JRX Sembung yang mengkoordinir kegiatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan inisiatif dari kawan-kawan simpatisan JRX di Sembung, Mengwi dan terinspirasi dari sosok JRX yang memiliki jiwa sosial tinggi.

“Ketika mendengar ada seorang anak yatim piatu yang hanya tinggal serumah dengan adiknya, kami tergerak untuk membantu mereka untuk memberikan bahan-bahan pokok,” jelasnya.

Salah satu simpatisan Solidaritas Sembung Kadek Budiastrawan menambahkan dalam kegiatan ini pihak Solidaritas JRX Sembung urunan untuk memberikan bantuan dan memberi semangat kepada mereka agar tetap tegar menjalani kehidupan.

Ia berharap apa yang diberikan bisa sedikit membantu Made Oka bersama adiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terlebih saat ini sedang pandemi Covid-19.

“Semuanya sedang susah, maka berbagi adalah suatu bentuk tindakan alternatif yang pantas dilakukan terlebih kepada sesama yang memang sangat membutuhkan,” ucapnya.

Foto: Gowes rutin “Ride For JRX” tiap hari Minggu yang dilakukan simpatisan JRX.

Di hari yang sama pada sore hari sejumlah penggiat sepeda yang merupakan gabungan dari beberapa komunitas bersepeda di Denpasar untuk kesekian kalinya melaksanakan aktivitas gowes, “Ride For JRX”.

Dengan mengambil titik awal di Yangbatu Kauh mereka mengayuh sepeda mampir di Sekretariat Walhi Bali di Jln. Dewi Madri untuk menyaksikan pameran hasil lokakarya penyelamatan pesisir Bali. Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju Jl. Drupadi, singgah di Warung Kopi Kayonan dan lanjut menuju Warung Kopi Kroffee Bali di Jl. Pudak, Denpasar.

I Wayan Eka Putra, salah seorang peserta Ride For JRX menyampaikan bahwa kegiatan bersepeda bersama adalah kegiatan rutin yang mereka lakukan tiap minggunya.

“Bersepeda bersama adalah kegiatan rutin yang kami lakukan namun sejak kasus yang menimpa JRX kami dari beberapa komunitas bersepeda sepakat melakukan kegiatan Ride For JRX sebagai bentuk solidaritas kami kepada JRX,” tuturnya.

JRX diketahui sudah sejak lama menggalakkan kegiatan bersepeda. Selain untuk mengurangi polusi udara juga untuk menjaga kebugaran tubuh agar imunitas tetap terjaga.

Terkait proses hukum yang akan dijalani JRX, Eka menyampaikan JRX itu seorang ksatria yang pasti akan mempertangunggjawabkan segala hal yang ia lakukan dalam menyampaikan kebenaran.

“Kami yakin JRX tidak ada niat menghina apalagi menebar ujaran kebencian berdasar golongan. JRX adalah sosok yang menjunjung tinggi perbedaan dalam berbangsa. Kami akan selalu bersama JRX mengawal proses persidangan selanjutnya,” tambah Eka. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *