“Door to Door” Penyuluhan Jasa Keuangan DPN Peradah-OJK-ARW Sasar Warga di Kabupaten Bangli

“Door to Door” Penyuluhan Jasa Keuangan DPN Peradah-OJK-ARW Sasar Warga di Kabupaten Bangli

Foto: Seorang petugas penyuluhan jasa keuangan menyerahkan buku "OJK Keluarkan Peraturan Terkait Penanganan Dampak Covid-19", di Kabupaten Bangli, Minggu (21/02/2021).

Penabali.com – Setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Klungkung pada hari Sabtu (20/02/2021), kini kembali kegiatan serupa yakni penyuluhan jasa keuangan dan edukasi masyarakat dilaksanakan menyasar warga masyarakat di Kabupaten Bangli, Minggu (21/02/2021).

“Sama seperti kegiatan kami Sabtu kemarin, penyuluhan kami lakukan dengan mendatangi langsung ke rumah-rumah warga. Kali ini bersinergi dengan DPN Peradah, OJK, dan anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW),” ujar salah seorang petugas penyuluhan.

Dalam kegiatan penyuluhan kali ini, warga diberikan edukasi mengenai jasa keuangan, tugas dan fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) khususnya stimulus-stimulus yang dikucurkan selama masa pandemi Covid-19. Sehingga warga memperoleh penjelasan mengenai kebijakan stimulus OJK menghadapi Covid-19 dalam bentuk pemberian pamflet kebijakan OJK RI.

Selain itu, juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan stimulus OJK dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat menengah ke bawah.

“Masyarakat wajib mengetahui dan mengenal stimulus OJK karena kita tahu bersama pandemi tak hanya mengganggu kesehatan masyarakat tetapi juga mengakibatkan krisis ekonomi. Apalagi Bali yang perekonomiannya bergantung terhadap sektor pariwisata, paling merasakan imbasnya dari pandemi Covid-19,” jelas Tenaga Ahli ARW, Anak Agung Made Suarta, mewakili I Gusti Agung Rai Wirajaya selaku anggota Komisi XI DPR RI.

Selain memberikan penyuluhan jasa keuangan dan edukasi kepada masyarakat, pada kegiatan ini juga turut dibagikan bantuan 550 paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka yang disasar adalah masyarakat menengah ke bawah, petani dengan skala menengah ke bawah, buruh harian, pekerja serabutan, pengendara ojek dan lainnya.

“Ini seperti menyelam minum air. Penyuluhan jasa keuangan dan edukasi mereka tahu, paket sembako mereka juga dapat. Kami berharap bantuan ini paling tidak bisa meringankan beban kebutuhan pangan warga ditengah situasi ekonomi yang sulit di masa pandemi saat ini,” terang Agung Suarta. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *