Bentuk PEKKA, Bintang Puspayoga Dorong Kaum Perempuan Buleleng Jadi Subyek Pembangunan Tingkatkan IPG-IDG

Bentuk PEKKA, Bintang Puspayoga Dorong Kaum Perempuan Buleleng Jadi Subyek Pembangunan Tingkatkan IPG-IDG

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga didampingi Bupati Buleleng saat kunjungan kerja di Balai Desa Sawan. (foto: ist.)

Singaraja (Penabali.com) – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengapresiasi penuh perkumpulan atau persatuan Ibu-ibu tunggal di Desa Sawan yang bernama Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). PEKKA merupakan perkumpulan kegiatan Ibu-ibu yang bersifat sosial.

Suradnyana menyampaikan, Ibu-ibu berperan sentral mencetak generasi muda berkarakter dalam menyambut bonus demografi Indonesia.

“Bagi saya ibu-ibu merupakan orang yang bisa membentuk karakter keluarga. Para ibu-ibu dapat membentuk karakter anak yang baik,” kata Bupati saat menerima Kunjungan Kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, di Balai Desa Sawan, Sabtu (18/9/2021).

Ia menyampaikan, tahun 2045 mendatang jumlah angkatan kerja Indonesia sangat banyak. Dengan usianya sangat produktif mulai dari 20 hingga 60 tahun. Di tangan para ibulah, keuntungan bonus demografi ditentukan, yakni anak-anak yang berkarakter dan berbudi pekerti luhur.

Dengan apresiasi yang tinggi, Suradnyana mengharapkan bisa segera melakukan audiensi guna menjelaskan apa saja kegiatan yang ada di suatu perkumpulan Pekka.

Lebih lanjut, Bupati Agus Suradnyana menyambut baik kehadiran Menteri PPPA RI yang sudah menyelenggarakan Bimtek Kepemimpinan Perempuan Pedesaan di Buleleng khususnya di Kecamatan Sawan.

“Terima kasih kepada Ibu menteri sudah datang langsung ke Buleleng, selama ini jarang ada menteri yang mau datang ke Buleleng,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri PPPA RI Bintang Puspayoga menjelaskan Bimbingan Teknis terkait kepemimpinan perempuan pedesaan bertujuan untuk meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), salah satunya melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG) dalam bidang politik dengan mendorong keikutsertaan perempuan dalam politik.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan representasi politik perempuan sejak dari lingkup pedesaan dan sebagai wujud perhatian pemerintah dalam meningkatkan aktualisasi perempuan sejak dari akar rumput (grass root). Besar harapan melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan perempuan pedesaan yang memiliki kesadaran kritis dan komitmen untuk mendorong perubahan desa dalam penanganan isu-isu gender dalam kehidupan sehari-hari,” ulasnya.

Pihaknya menyebutkan perempuan jika diberikan kesempatan dan ada kemauan pasti akan bisa berkontribusi lebih banyak dalam pembangunan negara.

Perempuan sebut Bintang Puspayoga, juga berhak mendapatkan akses, kesempatan, dan partisipasi yang sama dengan laki-laki.

“Saya sangat percaya dan bangga dengan potensi dari ibu-ibu perempuan kepala keluarga khususnya di Buleleng,” katanya.

Bintang Puspayoga berharap pelatihan ini memberikan dampak positif kepada peserta dan dapat memberikan perubahan yang lebih baik bagi ibu-ibu peserta pelatihan.

“Ibu-ibu sekalian telah diberikan pendampingan dan pelatihan selama tiga hari ini, semoga akan banyak dampak dan manfaat yang diperoleh yang kemudian dapat diimplementasikan. Dengan mengikuti pelatihan ini, kita semua semakin yakin bahwa perempuan bisa menjadi subyek pembangunan dan berperan aktif didalamnya. Kesempatan yang sama harus diberikan kepada perempuan, karena jika perempuan diberikan kesempatan maka mereka pasti bisa memanfaatkannya dengan baik,” harapnya. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *