Desa Sumberklampok Terima Bantuan 100 Ekor Sapi, KSP Moeldoko: “Pelihara, jangan dipotong”

Desa Sumberklampok Terima Bantuan 100 Ekor Sapi, KSP Moeldoko: “Pelihara, jangan dipotong”

Warga Desa Sumberklampok menerima bantuan 100 ekor sapi Bali dari Pemerintah Pusat. (foto: ist.)

Buleleng (Penabali.com) – Pada Selasa (21/6/2022), masyarakat Desa Sumberklampok menerima bantuan pemberdayaan dengan total nilai mencapai Rp.10 miliar lebih.

Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, menjadi salah satu sasaran Program Reforma Agraria dari 137 sasaran di Indonesia dalam penyerahan integrasi 21 Program Pemberdayaan Lintas Kementerian.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Jendral TNI (Purn) Moeldoko dalam sambutannya menyampaikan penyerahan integrasi 21 Program Pemberdayaan Lintas Kementerian untuk reforma agraria di Desa Sumberklampok adalah bagian dari upaya Pemerintah Pusat dalam mengembangkan dan meningkatkan sektor pertanian, UMKM, kelautan, pendidikan hingga Bumdes.

“Kami harapkan seluruh bantuan yang disalurkan hari ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat Sumberklampok. Bantuan ada berupa 100 ekor sapi Bali, nanti dipelihara dengan baik, jangan dipotong begitu ada hari raya ya?,” pinta KSP Moeldoko di Gedung Serbaguna Kantor Perbekel Sumberklampok.

Dengan dicanangkannya Desa Sumberklampok menjadi kampung reforma agraria, KSP Moeldoko meminta seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan bantuan lintas kementerian ini dengan baik.

Dari berbagai bantuan itu, terdapat juga beasiswa D3 dan D4 Pendidikan Vokasi di Politeknik untuk 37 peserta didik, kemudian biaya operasional penyuluh untuk melakukan pembinaan kepada kelompok-kelompok yang ada di Kabupaten Buleleng.

Penyerahan bantuan oleh KSP Moeldoko kepada warga Desa Sumberklampok. (foto: ist.)

KSP Moeldoko berharap masyarakat Sumberklampok tidak main-main dalam melaksanakan berbagai kegiatan kampung reforma agraria. Sehingga dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun kedepan, Sumberklampok dapat mewujudkan hasil yang maksimal dari apa yang menjadi tujuan bersama dalam program lintas kementerian ini.

Sementara itu, Perbekel Sumberklampok, I Wayan Sawitrayasa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KSP Moeldoko berserta para menteri yang hadir dalam bantuan ini. Berkat perjuangan semua pihak, permasalahan tanah 61 tahun lalu dapat diselesaikan sehingga masyarakat Sumberklampok dapat bernafas lega dengan kepemilikan sertifikat tanah atas hak milik.

“Terima kasih atas upaya luar biasa ini kepada masyarakat kami sehingga kini kami dapat bernafas lega dengan sertifikat tanah atas milik sendiri. Kami juga mohon bantuan Bapak KSP Moeldoko untuk menuntaskan permasalahan lahan yang dihuni masyarakat Timtim,” ujarnya.

Terkait pemanfaatan bantuan yang diterima, Perbekel Sawitrayasa berkomitmen untuk bersungguh-sungguh melaksanakan Program Kampung Reforma Agraria di Sumberklampok. Berbagai bantuan yang diterima akan diimplementasikan dengan baik dan dikontrol penuh dari pihak pemerintah desa.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat Sumberklampok untuk memegang teguh amanat reforma agraria ini. Semua demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat, sehingga kedepannya kita dapat lebih berkembang maju,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara itu, Wakil Gubernur Bali, Cok Ace Sukawati, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng, dan Camat Gerokgak. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *