Beredar Ajakan Tarik Dana di Perbankan, OJK: “Itu hoax dan tidak benar”

Beredar Ajakan Tarik Dana di Perbankan, OJK: “Itu hoax dan tidak benar”

Beredar informasi hoax di media sosial yang mengajak masyarakat untuk melakukan penarikan dana di perbankan.

Menyikapi kabar tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoax dan tidak benar serta meminta masyarakat mewaspadainya.

OJK telah melaporkan informasi hoax ini kepada pihak Bareskrim Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk diusut dan ditindak sesuai ketentuan karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sesuai Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), para penyebar hoax diancam hukuman penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Masyarakat diimbau untuk senantiasa memastikan informasi tentang keuangan yang diterima adalah informasi yang benar dan valid dengan menghubungi Kontak OJK di nomor 157 atau layanan Whatsapp resmi 081157157157.

Berdasarkan data OJK Mei 2020, tingkat permodalan dan likuiditas perbankan masih dalam kondisi yang aman. Rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan sebesar 22,16% (di atas ketentuan), sementara hingga 17 Juni, rasio alat likuid/ non-core deposit dan alat likuid/DPK terpantau pada level 123,2% dan 26,2% jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *