Buka Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran, Walikota Rai Mantra: Masyarakat Wajib Paham Mitigasi Bencana

Buka Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran, Walikota Rai Mantra: Masyarakat Wajib Paham Mitigasi Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengadakan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi masyarakat tentang kebencanaan. Kegiatan dibuka Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB. Joni Ariwibawa, ditandai penyematan tanda peserta secara simbolis dan pemukulan gong di Hotel Mahajaya Denpasar, Senin (11/2).

Walikota Rai Mantra dalam sambutannya mengatakan, untuk memperkuat pencegahan bencana masyarakat harus memahami mitigasi bencana, khususnya kebakaran dan apa yang diperbuat jika ada sebuah bencana. Untuk itu penyuluhan seperti ini memang harus dilaksanakan secara bertahap, apalagi 70 persen bencana kebakaran cenderung terjadi di daerah pemukiman padat penduduk.

“Untuk itu harus dikendalikan dan mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan terhadap ganguan-ganguan yang mungkin bisa terjadi di tempat pemungkiman padat penduduk”, katanya.

Walikota Rai Mantra meminta agar instansi terkait harus membentuk sebuah tim-tim dengan instruktur yang dibentuk hingga ke tingkat dusun atau banjar sehingga masyarakat mendapat pengetahuan dalam mitigasi bencana.

“Intinya jika ingin menyelamatkan semua orang dalam kebencanaan, informasi-informasi seperti ini jangan pernah ditabukan, akan tetapi harus diketahui dan dipahami yang akhirnya masyarakat bisa menghadapinya tanpa rasa ragu-ragu, panik maupun khawatir, inilah yang disebut dengan mitigasi bencana, dengan demikian mereka akan tahu apa yang harus mereka lakukan”, ujarnya.

Sementara Ketua Pelaksana Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran Kota Denpasar, Dewa Made Wesnawa Wedagama mengatakan materi penyuluhan ini meliputi pengenalan sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran dan pelatihan serta simulasi tindakan darurat bila terjadi kebakaran.

“Jumlah peserta penyuluhan 300 orang yang dibagi menjadi 4 kegiatan masing-masing berjumlah 75 orang yang berasal dari masyarakat pemukiman padat di setiap Kecamatan di Kota Denpasar”, jelasnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *