Cemarkan Nama Baik di Medsos, Putu Suciawan Laporkan Pemilik Akun ke Polda Bali

Cemarkan Nama Baik di Medsos, Putu Suciawan Laporkan Pemilik Akun ke Polda Bali

Foto: Putu Suciawan saat melaporkan akun di media sosial facebook ke polisi.

Putu Suciawan, pria kelahiran Singaraja, melaporkan sebuah akun Maria Romero Perez di Facebook karena dianggapnya telah mencemarkan nama baiknya. Postingan itu diunggah ke sebuah grup Facebook, Ubud Community.

Kepada awak media, Jumat (12/06/2020), di Denpasar, Putu menceritakan duduk perkaranya. Akun itu ditulis dalam bahasa Inggris.

Isi postingan itu adalah:

“Hello community i am here to inform about a possible scam the guy in the post (who has been in prison for one year and has been a fugitive for six months more) now is in nusa penida. he is the owner of a hotel called olala villa, and he as a youtube channel supposedly aimed at collect money for poor people afected by corona.

Putu menyatakan ia merasa terganggu dengan postingan tersebut. Padahal selepas sebagai warga binaan, Putu mengaku ingin menjalani kehidupan yang normal dan menjadi warga yang baik. Setelah bebas pada awal 2019 usai menjalani hukuman penjara selama 3,6 tahun, Putu kemudian hijrah ke Nusa Penida. Disana Ia bekerja di salah satu restoran.

Dalam perjalanannya, Putu kemudian mengkoordinir beberapa anak band di Nusa Penida untuk diajaknya main musik. Karena hobi bermain musik itu, Putu bersama rekan-rekannya kemudian membuat semacam konser amal dan diunggahnya ke channel youtube, Putu Studio. Viewers di channel youtube-nya cukup banyak dan hasil dari konser amal itu, Ia gunakan untuk membeli sembako dan bibit tanaman seperti cabe, tomat, dan lainnya yang kemudian diserahkan kepada warga untuk ditanam.

“Semua yang saya dan teman-teman lakukan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak covid-19”, kata Putu.

Putu mengatakan, apa yang ditulis di poatingan itu tentu merugikan dirinya, mencemarkan nama baiknya dan ia merasa difitnah.

“Apa yang dilakukan oknum WNA tersebut jelas mematikan karakter saya di masyarakat, apalagi tudingan-tudingan itu tidak mendasar sama sekali”, tuturnya menyesalkan.

Atas dasar itulah kemudian Ia berinisiatif melaporkan akun tersebut ke Polda Bali.

“Biar nanti polisi yang akan menelusuri oknum tersebut”, tukasnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *