Depo Sampah Underground Kreneng Ditarget Rampung 12 Desember 2019

Depo Sampah Underground Kreneng Ditarget Rampung 12 Desember 2019

Foto: Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara saat meninjau lima proyek fisik.

Tempat Pembuangan Sampah Depo Kreneng, kini sedang direnovasi. Depo Sampah Underground Kreneng ini dikerjakan PT. Ubung Jaya dengan nilai Kontrak Rp.500 juta lebih. Proyek fisik ini ditarget rampung tanggal 12 Desember 2019. Hingga saat ini, realisasi fisik tercatat sebesar 5,35% dari rencana awal 5,14%. Hal ini menunjukan deviasi positif sebesar 0,21%.

“Tentunya peninjauan ini penting dilaksanakan, sehingga dapat diketahui capaian progres pengerjaan dan bagaimana nantinya pembangunan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wakil Walikota IGN Jaya Negara, Selasa (24/9/2019), saat meninjau lima proyek pembangunan fisik di Kota Denpasar.

Selain pembangunan Depo Sampah Underground Kreneng, empat proyek fisik lainnya adalah pembangunan Balai Budaya, pembangunan Gedung SDN 9 Sumerta, pembangunan SDN 1 Penatih dan SDN 3 Peguyangan.

Wawali Jaya Negara menjelaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini sebagai upaya untuk menciptakan serta memastikan realisasi pembangunan baik fisik, non fisik serta keuangan yang tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.

“Sudah sesuai rencana, dan keempatnya melebihi target realisasi, tentunya akan terus kami awasi bersama pembangunannya agar dapat tuntas tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja menjelaskan proyek Balai Budaya, hingga saat ini realisasi pengerjaan fisiknya telah mencapai 63%.

Kemudian pembangunan SDN 9 Sumerta yang dilaksanakan PT. Megah Tama Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp.1,4 milyar lebih, ditarget selesai 18 Desember 2019. Cipta Atmaja mengatakan progres fisiknya sebesar 49,45%.

Selanjutnya, pembangunan Gedung SDN 1 Penatih yang dilaksanakan CV. Tenaga Inti dengan nilai kontrak Rp.2,4 milyar lebih ditarget rampung 13 Desember 2019. Realisasi fisiknya sebesar 35,74% dari rencana awal 27,46%. Hal ini menunjukan deviasi positif sebesar 10,694%.

Dan yang terakhir pembangunan SDN 3 Peguyangan yang dikerjakan CV. Karya Alam Semesta dengan nilai kontrak Rp.1,5 milyar lebih ini, ditarget selesai 18 Desember 2019. Tercatat realisasi fisiknya sebesar 33,73% dari rencana awal 25,64%. Hal ini menunjukan deviasi positif 8,09%. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *