Desa Sidakarya Menuju “BERSEMI”, I Wayan Rena: Saya siap melayani dengan baik

Desa Sidakarya Menuju “BERSEMI”, I Wayan Rena: Saya siap melayani dengan baik

Foto: Tokoh masyarakat yang juga Calon Perbekel Desa Sidakarya periode 2019-2025, I Wayan Rena, SE.

Desa Sidakarya merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Dengan luas wilayah 3,89 km², dan jumlah penduduk 26.756 jiwa pada tahun 2016 serta kepadatan 5.243 jiwa/km², desa ini tergolong cukup padat penduduk dengan mobilitas yang bergerak dinamis.

Ditengah heterogenitasnya tersebut, tentu Desa Sidakarya dihadapkan dengan problematika permasalahan yang cukup kompleks. Namun demikian, desa yang bisa dikatakan merupakan desa pendidikan karena terdapat beberapa sekolah seperti SMAN 5 Denpasar dan SMKN 2 Denpasar itu, memiliki akar budaya yang kokoh dipertahankan warganya.

Sebut saja salah satunya tarian yang sangat sakral dan disucikan masyarakatnya termasuk juga di seluruh Bali yakni Topeng Sidakarya yang berada di Pura Mutering Jagat Dalem Sidakarya. Topeng Dalem Sidakarya yang keramat dan berumur ratusan tahun ada di Pura yang merupakan penyungsungan jagat. Tentunya, dengan sosial budaya yang masih kuat dipegang dan dilakukan, maka Desa Sidakarya mampu membangun dan menumbuhkembangkan potensi budayanya yang berbasis kearifan lokal.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Sidakarya, I Wayan Rena, SE., mengatakan desanya memiliki beragam potensi yamg bisa digali dan dikembangkan. Beberapa diantaranya adalah di sektor sosial budaya, pendidikan, ekonomi dan sumber daya manusia.

“Pengembangan dan peningkatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan, pelatihan, dan bimbingan teknis kepada masyarakat saya yakini dapat merangsang jiwa kewirausahaan bagi warga Desa Sidakarya,” ungkap Rena, Kamis (12/9/2019), di Denpasar.

Baginya, tidak sulit untuk menuju kearah kesejahteraan bagi Desa Sidakarya kalau semua elemen dan komponen bersatu padu, bekerjasama, gotong royong, dan punya komitmen untuk bersama-sama membangun Desa Sidakarya demi terwujudnya Sidakarya “BERSEMI” yaitu Berbudaya, Sejahtera, Maju, dan Inovatif.

“Saya siap melayani warga seluruhnya dengan baik, cepat, tuntas,” tegas Rena yang ikut maju menjadi Calon Perbekel Desa Sidakarya dalam Pemilihan Perbekel periode 2019-2025.

Rena yang pernah menjabat Kepala Dusun Graha Santi periode 2004-2014 ini menyatakan punya misi dan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah dilaksanakan sebagaimana yang tercantum dalam dokumen RPJM Desa Sidakarya.

“Menciptakan kondisi masyarakat yang tertib dan rukun dalam kehidupan bermasyarakat dengam berpegang teguh pada prinsip duduk sama rendah berdiri sama tinggi menjadi komitmen saya untuk ngayah dengan tulus dan selurus-lurusnya bagi tanah kelahiran saya Desa Sidakarya,” jelasnya penuh yakin.

Komitmen I Wayan Rena membangun Desa Sidakarya tak hanya lewat kegiatan sosial bermasyarakat yang telah dilakoninya lama. Di sektor seni budaya, pria yang punya segudang prestasi dan penghargaan itu, juga telah menunjukkan loyalitasnya terhadap pelestarian seni yang berbasis kearifan lokal. Rena mendirikan Sanggar Seni Citta Kelangen Denpasar, yang didalamnya berisi aktivitas kesenian seperti gong semara pagulingan, gender wayang, rindik, dan baleganjur.

“Saya punya program kerja dengan pembangunan dan pengadaan sarana prasarana penunjang kegiatan kebudayaan dan pendidikan masyarakat bekerjasama dengan Desa Adat Sidakarya dan kelompok-kelompok seni yang ada disini,” terangnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *