Dimediasi Togar Situmorang, Driver Taksi Konvensional dan Online Sepakat Berdamai

Dimediasi Togar Situmorang, Driver Taksi Konvensional dan Online Sepakat Berdamai

Foto: Dimediasi Togar Situmorang, para driver taksi online dan konvensional sepakat menempuh jalan damai pasca peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada bulan Maret lalu.

Pasca peristiwa pengeroyokan atau persekusi terhadap driver taksi online yang dilakukan oleh driver taksi konvensional di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 17 Maret 2019 lalu, akhirnya berakhir damai.

Kesepakatan damai ini terjadi setelah kedua belah pihak berhasil dimediasi advokat senior yang terdaftar di dalam Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019,
Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P.

Kedua belah pihak yang terlibat yakni driver taksi online Edi Saputra (korban/pelapor) dan driver taksi konvensional I Wayan Mertayasa (tersangka/terlapor) telah menandatangani surat pernyataan damai di Kantor Panglima Hukum Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., dan juga Managing Partner Law Office Togar Situmorang & Associates yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon,dan juga merupakan rekanan OTO 27 yaitu bisnis usaha yang bergerak di bidang, Insurance AIA, Property penjualan Villa, Showroom Mobil, Showroom Motor Harley Davidson, Food Court dan juga Barber Shop yang beralamat di Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Denpasar Bali.

Kedua belah pihak yaitu Pelapor dan Terlapor sepakat menandatangani Surat Pernyataan dengan sejumlah poin. Yaitu;

Pertama, bersedia untuk berdamai dan saling kooperatif membantu penyelesaian permasalahan hukum yang sudah sampai di pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Badung dan tidak akan mempermasalahkan apapun atas putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan.

Kedua, bersedia berkelakuan baik dengan tidak mengulangi tindakan-tindakan arogansi yang merugikan kedua belah pihak dan kehormatan masing-masing organisasi dalam hal ini dibawah naungan Taksi Online dan Taksi Konvensional pada Kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Ketiga, bersedia saling memaafkan dan meminta maaf kepada masing-masing organisasi yang membawahinya baik Taksi Online maupun Taksi Konvensional, kepada publik dan masyarkat Bali khususnya, yang kesemua permintaan maaf tersebut dimuat di media cetak dan media online.

Keempat, bersedia mengikuti segala bentuk instruksi dan kebijakan organisasi baik Taksi Online maupun Taksi Konvensional, dan tunduk terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Kelima, kedua belah pihak siap menjaga perdamaian keselamatan masing-masing agar tidak terulang kembali kejadian tersebut seperti sebelumnya yang telah beredar di media.

Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. yang terdaftar di dalam 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank, mengaku lega karena berhasil mendamaikan kedua belah pihak.

Foto: Pengacara senior, Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P.

“Kedepannya agar bisa saling menghormati dan menjaga toleransi satu sama lain,” ujar advokat yang juga aktif di dunia olahraha sebagai Ketua Pengkot Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Denpasar itu.

Hal ini dilakukan Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. sebagai pengamat kebijakan publik untuk membuktikan tuduhan-tuduhan yang bernada provokasi dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan tersendiri bahwa Togar Situmorang dikatakan anti Pancasila dan tidak NKRI.

“Saya rasa untuk membantah hal itu semua saya harus melakukan hal yang nyata yaitu memediasi dan mendamaikan para pihak, bukan datang ke polsek berfoto dengan background para tahanan yang sedang berada di balik jeruji besi lalu mengupload foto dengan caption bernada provokasi,” jelas Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali ini.

Menurut advokat yang populer dijuluki ‘Panglima Hukum’ dan sering memberi bantuan advokasi hukum kepada masyarakat kurang mampu yang terbelit masalah hukum, menyatakan apapun persoalan yang dihadapi pasti bisa diselesaikan dengan baik, tentu harus dilakukan dengan komunikasi dua arah yang berkeadilan.

“Intinya satu, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan kepala dingin dengan cara-cara kekeluargaan,” tambah Togar Situmorang yang terdaftar di dalam Best Winners – Indonesia Business Development Award.

Usai menandatangani surat pernyataan, advokat murah senyum ini mengingatkan agar kedua belah pihak menghormati kesepakatan damai ini dan bersama-sama menjaga kondusifitas Bali sebagai destinasi wisata internasional. Dikatakan, jika letupan kecil terjadi di Bali, seantero jagat langsung menyebar dan hal itu tentu dapat mengganggu citra pariwisata Bali di mata dunia internasional.

“Yang lebih penting para pihak bisa saling menjaga kesepakatan perdamaian ini termasuk bersama-sama saling menjaga kondusivitas Bali,” ucap pengacara asal Sumatra Utara dan telah lama menetap di Bali ini.

Dengan perdamaian ini baik driver taksi online maupun taksi konvensional diharapkan juga saling bersinergi menghormati hak konsumen. Sebab konsumen punya kebebasan memilih mau menggunakan jasa transportasi yang mana, entah taksi online ataupun taksi konvensional.

“Karena itu, layanilah konsumen dengan baik. Jagalah sikap dan perilaku sehingga hal itu akan mengangkat citra positif para driver,” pesannya.

Advokat yang saat ini tengah menyelesaikan program S3 Ilmu Hukum di Universitas Udayana itu berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali dan semua pihak dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut.

“Kami juga mengutuk keras jika kembali ada pengeroyokan atau persekusi yang dilakukan oleh pihak manapun. Kedamaian dan kondusivitas Bali harus jadi prioritas utama,” tutupnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *