Dualisme ASITA, Gubernur Koster Ingin Hanya Ada 1 ASITA di Bali

Dualisme ASITA, Gubernur Koster Ingin Hanya Ada 1 ASITA di Bali

Foto: Gubernur Koster foto bersama dengan ASITA versi DPD ASITA Bali dan versi DPD ASITA 71, di Jaya Sabha Denpasar, Senin (01/03/2021).

Penabali.com – Dua “kubu” yang sama-sama menyatakan diri sebagai ASITA menemui Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha Denpasar, Senin (01/03/2021).

Gubernur Koster saat menerima para Ketua Umum DPD ASITA baik yang menamakan diri DPD ASITA Bali Komang Banuartha maupun DPD ASITA 71 Putu Winastra, mengharapkan ASITA di Bali harus bersatu, bagaimanapun caranya. ASITA bersatu mutlak harus dilakukan, karena jika ASITA bersatu maka pelaku usaha akan merasa nyaman.

“Malu kita kalau di Bali ada dua ASITA, jika ekosistem pastiwisata Bali kurang bagus maka akan memiliki dampak buruk terhadap citra pariwisata Bali, begitu sebaliknya jika ekosistem pariwisata bagus, maka wisatawan pasti akan datang ke Bali, maka dari itu ASITA bersatu mutlak harus dilakukan,” tegas Gubernur Koster didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa, anggota Kelompok Ahli Pembangunan Bidang Pariwisata antara lain, I G.A.N. Rai Surya Wijaya, Gst. Kade Sutawa dan I Ketut Jaman.

Saat ini Pemerintah Provinsi Bali sedang melakukan pembenahan kepariwisataan Bali dengan membangun Sumber Daya Manusia Pariwisata yang berkualitas termasuk SDM yang dimiliki ASITA Bali. Dalam usaha menata kepariwisataan Bali maka seluruh pelaku pariwisata yang ada, harus solid.

Jika ada organisasi/asosiasi pariwisata di Bali yang terpecah, maka usaha untuk membangun kepariwisataan Bali yang berkualitas dan berkelanjutan akan jauh dari harapan dan hal tersebut juga mencoreng citra kepariwisataan Bali baik di Indonesia maupun di mata internasional.

“Semua pelaku usaha perjalanan wisata yang ada dibawah ASITA harus saling berteman. Kalau ASITA Bali tidak bersatu malulah kita dengan Pemerintah Pusat. Silakan buat Musdalub tapi sebelum Musdalub silahkan berembug dulu mulai dari pengurus terbatas untuk menemukan titik temu kemudian baru disampaikan ke anggota, supaya Musdalub yang dilaksanakan bisa berjalan lancar,” jelas Gubernur Koster.

Ketua ASITA 71, Putu Winastra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali yang sudah memliliki perhatian sangat besar terhadap kondisi ASITA Bali saat ini.

Secara prinsip ia sangat setuju untuk mempersatukan DPD ASITA Bali dan siap akan melaksanakan apa yang telah diintruksikan Gubernur Bali. Pada kesempatan tersebut Winastra mohon agar Pemerintah Provinsi Bali dapat memfasilitasi pelaksanaan Musdalub yang akan dilaksanakan.

Senada dengan Winastra, Ketua ASITA Bali Komang Takuaki Banuartha juga menyatakan kesiapannya untuk menjalankan semua arahan Gubernur Koster. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *