Dukungan Makin Menguat, Warga Gang Pramuwisata: Rekam Jejaknya Baik, Kami Siap Dukung Pak Rena

Dukungan Makin Menguat, Warga Gang Pramuwisata: Rekam Jejaknya Baik, Kami Siap Dukung Pak Rena

Foto: Sambil mengacungkan salam "Satu Jari", warga dari Gang Pramuwisata, menyatakan siap mendukung Calon Perbekel nomor urut 1, I Wayan Rena.

Menjelang hari pencoblosan Pemilihan Perbekel Desa Sidakarya Periode 2019-2025 pada tanggal 27 Oktober 2019 nanti, Calon Perbekel (Calkel) nomor urut 1 I Wayan Rena, terus mendulang dukungan dari warga Desa Sidakarya. Seperti yang diungkapkan dua warga dari Gang Pramuwisata, di Jalan Pendidikan, Sidakarya, Minggu (20/10/2019) malam.

“Saya kenal baik dengan Pak Rena, saya kenal beliau sudah lama jadi saya tahu seperti apa beliau dan keluarganya,” kata Ketua Kelompok Gang Pramuwisata, Sigit Harianto, didampingi sejumlah warga.

Sigit mengenal sosok Wayan Rena ketika menjadi Kepala Dusun Graha Santi. Dalam pengamatannya, Rena dianggap mudah bergaul dengan siapa saja, dan responsif membantu warga.

“Makanya ketika kami tahu beliau mencalonkan diri sebagai perbekel, saya bersama warga disini siap mendukung,” tegas Sigit.

Sigit menerangkan, Kelompok Gang Pramuwisata Jalan Pendidikan Sidakarya, dihuni sekitar 20 Kepala Keluarga (KK). Pada Pemilihan Perbekel Desa Sidakarya, ada sekitar 35 warganya yang memiliki hak suara.

“Akan kami maksimalkan perjuangan Pak Rena menuju Sidakarya 1, karena kami tahu benar rekam jejak beliau,” ungkapnya.

Figur I Wayan Rena memang dikenal baik oleh warga Desa Sidakarya. Personalnya yang aktif diberbagai organisasi dan di pemerintahan desa, membuat sosok I Wayan Rena begitu familiar dan dekat dengan warga.

“Beliau sangat familiar dan dekat dengan kami disini (Gang Pramuwisata, red), jadi antara kami dengan beliau selama ini sangat komunikatif,” ujar Wayan Suarta, salah seorang warga di Kelompok Gang Pramuwisata.

Sosoknya yang mudah bergaul, ramah, murah senyum, dan cepat merespon keluhan warga, adalah nilai plus bagi Calon Perbekel Desa Sidakarya nomor urut 1 ini. Apalagi I Wayan Rena juga seorang seniman dan memiliki sebuah sanggar seni, Citta Kelangen. Tentunya dengan bakat dan darah seni yang mengalir ditubuhnya, Rena punya komitmen dan tekad yang kuat untuk menjaga, melestarikan, dan menumbuhkembangkan aktivitas seni dan budaya di Desa Sidakarya.

Salah satu program kerja I Wayan Rena untuk menjaga seni dan budaya di Desa Sidakarya adalah menguatkan adat istiadat masyarakat yang saling menghargai perbedaan dan saling mengisi kegiatan kemasyarakatan dan kegiatan keagamaan serta secara aktif ikut serta dalam pemeliharaan kegiatan tempat ibadah.

Foto: I Wayan Rena ikut ngayah megambel pada kegiatan keagamaan di Desa Sidakarya.

Rena juga berkomitmen dalam pembangunan dan pengadaan sarana prasarana penunjang kegiatan kebudayaan dan pendidikan masyarakat, siap bekerjasama dengan Desa Adat Sidakarya dan kelompok-kelompok seni keagamaan yang ada di Desa Sidakarya.

“Saya siap bersinergi dengan desa dinas dan desa adat sejalan dengan program dan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Sidakarya yang BERSEMI (Berbudaya, Sejahtera, Maju, Inovatif),” jelas Rena.

Terhadap dukungan yang terus mengalir kepadanya, Rena menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi.

“Saya secara pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan warga. Mudah-mudahan dukungan ini akan semakin nyata saat pencoblosan nanti, dan jika Tuhan merestui perjuangan kami, saya tegaskan saya siap melayani warga dengan baik, tulus dan selurus-lurusnya,” sebutnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *