GM PLN UID Bali: “Sambung listrik tidak resmi, itu bahaya!”

GM PLN UID Bali: “Sambung listrik tidak resmi, itu bahaya!”

General Manajer PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali Nyoman Suwarjoni Astawa mengingatkan masyarakat sebagai pelanggan listrik PLN agar mengecek secara berkala instalasi rumahnya.

Menurut Astawa, pelanggan terkadang kurang memperhatikan unsur keselamatan dan keamanan dalam instalasi listrik.

“Masih banyak pelanggan yang menyalur sambungan listrik secara tidak resmi. Selain melanggar aturan, itu bahaya,” ungkap Astawa, Senin (17/02/2020), di Denpasar.

Untuk memastikan dan menjaga keselamatan pelanggan, Astawa berharap pelanggan tidak lagi mengutak-atik kWh meter terlebih dengan menyalurkan listrik ke rumah lain. Tidak hanya itu, pada sisi instalasi listrik pelanggan juga diharapkan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan dan telah memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO).

“Instalasi harus dicek berkala, maksimal 10 tahun agar menjamin kualitas instalasi masih laik,” kata pejabat asal Seririt, Buleleng ini.

Astawa juga menyarankan masyarakat untuk memperhatikan kondisi listrik sebelum membeli atau mengontrak rumah.

“Pastikan kWh meter masih tersegel. Jika masih menggunakan pascabayar, pastikan tagihan sebelumnya telah terbayar,” pesannya.

Astawa mengatakan, jika pelanggan mengalami permasalahan dengan kWh meter atau ingin melakukan pemindahan kWh meter dapat menghubungi Contact Center PLN 123.

“Contact Center kami sedia 24 jam bisa melalui telepon hingga media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram,” tutupnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *