Gubernur Koster Tutup Rangkaian Bulan Bung Karno 2020, Gelorakan Spirit Tri Sakti Bung Karno

Gubernur Koster Tutup Rangkaian Bulan Bung Karno 2020, Gelorakan Spirit Tri Sakti Bung Karno

Foto: Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno tahun 2020 resmi ditutup Gubernur Bali, Wayan Koster, disertai penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (30/06/2020).

Gubernur Bali Wayan Koster menutup rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno tahun 2020, di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (30/06/2020).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, pimpinan OPD Provinsi Bali, dan perwakilan berbagai lapisan masyarakat.

Gubernur Koster mengatakan sangat mengapresiasi lomba-lomba yang telah dilaksanakan untuk memperingati Bulan Bung Karno. Antara lain lomba Vlog Satgas Covid Tingkat Desa Adat dan Lomba Video Pemanfaatan Pekarangan Rumah oleh Tim Penggerak PKK. Ada juga lomba video dokumenter Inovasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Desa.

Selain itu, juga dilaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya apel hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2020, webinar dengan tema Aktualisasi Tri Sakti Bung karno dalam menyongsong Bali Era Baru tanggal 6 Juni 2020 di Gedung Gajah Jaya Sabha Denpasar, pertunjukan seni virtual yang diikuti 11 kelompok seniman, sastrawan dan budayawan pada hari Minggu, 21 Juni 2020.

“Seperti lomba inovasi pemanfaatan pekarangan rumah ini, saya kira sangat baik sekali untuk mewujudkan kedaulatan pangan di tingkat rumah tangga. Bayangkan jika semua masyarakat Bali bisa mengimplementasikannya, terlebih bisa memanfaatkan pekarangan di jalan-jalan desa atau halaman Pura bisa dimanfaatkan dengan baik, maka kedaulatan pangan untuk masyarakat bisa tercapai. Apalagi program ini telah digerakkan dari tahun lalu oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali,” jelas Gubernur Koster.

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster.

Provinsi Bali menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan acara Bulan Bung Karno. Diadakannya Bulan Bung Karno untuk mengenang sosok Bapak Pendiri Bangsa tersebut sekaligus mengimplementasikan ideologi dan gagasannya selama ini.

Sebagai seorang pejuang dan Bapak Bangsa yang telah mengantarkan bangsa ini ke gerbang kemerdekaan, Bung Karno telah memberikan beberapa gagasan yang dikenal dengan Tri Sakti Bung Karno. Yaitu, Berdaulat Secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. Dalam visi misi pembangunan Gubernur Koster, konsep Tri Sakti Bung Karno tersebut untuk mewujudkan keharmonisan alam, manusia dan kebudayaan Bali menyongsong Bali Era Baru sesuai visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Selain relevan dengan perkembangan zaman, ajaran Bung Karno mengandung nilai-nilai yang tembus zaman, bisa diaplikasikan oleh penerus bangsa untuk membangun negara mensejahterakan masyarakat serta memberikan landasan untuk eksistensi bangsa.

“Alasan itulah yang menyebabkan saya tanpa ragu di Bali untuk melaksanakan Bulan Bung Karno di Bali dengan membuatkan payung hukum berupa Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi Bali sehingga bisa diterapkan juga kabupaten/kota,” ujar Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *