Hasil Survey Nielsen: Gaya Hidup Masyarakat Bergeser Akibat Covid-19

Hasil Survey Nielsen: Gaya Hidup Masyarakat Bergeser Akibat Covid-19

Semakin meluasnya penyebaran covid-19 serta kebijakan “School From Home” dan “Work From Home” mengakibatkan terjadinya perubahan dalam pola belanja di masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda, disela kegiatan SURYA (Survei Bicara) yang merupakan kegiatan disseminasi hasil-hasil survei Bank Indonesia, yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (19/05/2020), mengatakan berdasarkan hasil survei dari Nielsen Indonesia, saat ini masyarakat cenderung untuk mengurangi aktivitas berkunjung ke supermarket serta kegiatan makan di luar rumah. Masyarakat mengganti menjadi aktivitas memasak sendiri di rumah serta melakukan pembelian kebutuhan secara online. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk telekomunikasi maupun FMCG. Sebaliknya, pengeluaran untuk transportasi, pendidikan, serta leisure (wisata, makan di luar) mengalami penurunan.

Survey Nielsen juga menyatakan bahwa pola konsumsi menjelang hari raya Lebaran tahun 2020 diperkirakan akan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa budaya terkait dengan puasa dan Lebaran yang tidak dapat diselenggarakan seperti kumpul dan buka puasa bersama, mudik, serta silaturahmi di hari Lebaran.

Disamping itu, belum adanya kepastian mendapatkan THR bagi masyarakat yang terdampak juga menyebabkan terbatasnya pendapatan tambahan di hari raya tahun ini.

“Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat lebih berinovasi dalam menciptakan peluang-peluang usaha yang sesuai dengan kondisi saat ini. Selanjutnya, dunia usaha juga perlu mempersiapkan ketika dunia sudah mulai akan memasuki kehidupan yang disebut dengan living a new normal”, ujar Rizki Wimanda. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *