Karantina Pekerja Migran Indonesia, Pemkot Siapkan 5 Hotel

Karantina Pekerja Migran Indonesia, Pemkot Siapkan 5 Hotel

Foto: Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai.

Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan 5 hotel berbintang bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang tiba di Bali secara bergelombang. Sebelumnya, Pemkot Denpasar juga telah menyiapkan satu hotel untuk menampung tenaga medis yang bertugas menangani pasien covid-19.

Langkah yang diambil Pemerintah Kota Denpasar ini, menindaklanjuti hasil rapat koordinasi Gubernur Bali dengan bupati/walikota se-Bali. Dalam rakor yang berlangsung Selasa (14/04/2020) kemarin di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, menyepakati seluruh PMI yang tiba di Bali wajib dikarantina.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, di Ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar, Rabu (15/4/2020), memgatakan penyediaan lokasi karantina menggunakan hotel berbintang ini dilaksanakan guna mempersempit resiko peluang penyebaran covid-19 di masyarakat.

Ia menerangkan, ke-5 hotel dengan kapasitas 400 kamar itu dijadikan tempat karantina selama 14 hari khususnya bagi PMI asal Denpasar.

“Jadi tidak diizinkan lagi PMI melakukan karantina mandiri karena cukup berisiko. Begitu mereka tiba, dilakukan penjemputan untuk dibawa ke hotel kemudian menjalani rapid test serta pemeriksaan swab. Apabila ada positif covid-19 maka langsung dibawa ke rumah sakit guna mempersempit ruang penyebaran di masyatakat,” jelasnya.

Dewa Rai mengatakan kelima hotel tersebut telah bersedia digunakan temoat karantina. Selama menjalani karantina, sekuruh biaya makan dan keperluan lainnya ditangguh sepenuhnya oleh Pemkot Denpasar.

“Kami juga minta permakluman kepada keluarga PMI dengan situasi ini, agar selama dikarantina tidak bertemu dulu,” harapnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *