Mau Tambah Daya, PLN Beri Diskon 50 Persen, Rumah Ibadah Gratis!

Mau Tambah Daya, PLN Beri Diskon 50 Persen, Rumah Ibadah Gratis!

Foto: Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Handoko (tengah), didampingi SRM General Affairs B I Putu Priyatna (paling kiri), dan SRM Perecanaan Putu Putrawan (paling kanan).

Bagi masyarakat yang sudah menjadi pelanggan listrik PLN, kini dalam menyambut bulan suci Ramadhan PLN menelorkan program pemasaran yang menarik. Yaitu pemberikan diskon 50 persen untuk semua tarif bagi pelanggan yang ingin menambah daya. Program ini mulai digulirkan tanggal 17 Mei 2019 sampai 30 Juni 2019.

“Diharapkan dengan program ini masyarakat bisa menggunakan listrik dengan sebaik-baiknya,” ujar Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Handoko, didampingi SRM General Affairs B I Putu Priyatna, dan SRM Perecanaan Putu Putrawan, pada acara buka puasa bersama PLN UID Bali bersama awak media, di Denpasar, Jumat (17/5) malam.

Program ini menurut Handoko, untuk memberikan layanan yang prima kepada pelanggan listrik PLN. Dikatakan, bagi masyarakat yang ingin menambah daya, pemesanannya bisa datang langsung ke kantor PLN terdekat, atau bisa melalui website PLN, call center PLN 123, bisa juga lewat media sosial PLN yakni facebook dan instagram maupun melalui aplikasi PLN mobile.

Foto: Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Handoko.

Tak hanya program diskon 50 persen. PLN juga memberikan potongan harga 100 persen bagi rumah ibadah yang ingin menambah daya.

“Jadi cukup bawa rekening listrik ke loketnya PLN maka hari itu juga PLN langsung bekerja, jadi satu hari layanan untuk proses tambah daya ini,” ungkapnya.

Sementara itu, memasuki periode bulan Ramadhan 1440 H, PLN Unit Induk Distribusi tetap mengoptimalkan pelayanannya kepada pelanggan dengan menyiagakan seluruh petugas PLN di lapangan.

Handoko mengatakan, siaga khusus yang dilaksanakan petugas PLN pada H-7 maupun H+7 Lebaran tahun ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan yang dapat mengganggu jalannya ibadah khususnya bagi umat Islam. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *