Megibung dan Donor Darah, Cara Kader Pohon Beringin di Bali Rayakan Hut ke-55 Partai Golkar Tahun 2019

Megibung dan Donor Darah, Cara Kader Pohon Beringin di Bali Rayakan Hut ke-55 Partai Golkar Tahun 2019

DPD I Partai Golkar Provinsi Bali merayakan peringatan Hut ke-55 Partai Golkar tahun 2019 secara sederhana, namun sangat berkesan di hati para kadernya.

Sebuah tumpeng menjadi simbol perayaan setengah abad lebih partai politik yang telah berdiri sejak tahun 1964, sekaligus wujud syukur atas terpilihnya secara aklamasi Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024. Syukuran ini juga dipanjatkan atas terlaksananya Munas X Partai Golkar beberapa waktu lalu yang telah berjalan demokratis, aman, damai, dan penuh proses pendidikan politik yang sehat dan berbudaya.

Dihadiri Plt. DPD I Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih, bersama Sekretaris Nyoman Sugawa Korry beserta jajaran pengurus lainnya, Ketua DPD II Golkar se-Bali beserta jajaran, organisasi sayap partai, anggota legislatif DPRD provinsi/kabupaten/kota se-Bali, kader dan simpatisan partai berlambang pohon beringin. Mereka berkumpul di wantilan Partai Golkar dan menariknya, semuanya lesehan, duduk sama rendah, menyaksikan perayaan peringatan Hut ke-55 Partai Golkar yang berlangsung cukup sederhana.

“Dalam Hut ke-55 ini kita semua bersyukur bahwa Partai Golkar sebagai kekuatan pembangunan tetap dicintai rakyat dan masih diberikan kesempatan oleh rakyat sebagai partai politik besar dengan basis dukungan suara yang tersebar merata di seluruh Indonesia khususnya di Bali. Karenanya, Partai Golkar senantiasa berterima kasih kepada segenap rakyat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Partai Golkar,” ujar Sumarjaya Linggih.

Dikatakan, Hut ke-55 Partai Golkar juga menjadi momentum untuk memperkuat dan memelihara soliditas yang semakin erat menyongsong Pilkada serentak tahun 2020 terutama di 6 kabupaten/kota di Bali. Sumarjaya Linggih yang juga anggota DPR RI dapil Bali ini menegaskan bahwa di Pilkada 2020 Partai Golkar telah berkomitmen mengusung politik tanpa mahar.

“Sudah menjadi komitmen dan tekad kita bersama bahwa pada Pilkada 2020 kita semua akan bersungguh-sungguh, bekerja keras, bahu membahu, dan bersama-sama untuk memenangkan calon yang diusung atau didukung Partai Golkar. Kita, jajaran Partai Golkar dari tingkat pusat hingga daerah juga telah berkomitmen bahwa Pilkada 2020 adalah pilkada tanpa mahar. Rekomendasi akan diberikan kepada calon atau paket calon atas pertimbangan hasil survey dan aspek kaderisasi,” tegas politisi asal Desa Tajun, Buleleng, yang populer dipanggil Demer ini.

Demer pun menunjukkan bahwa jajaran partai berlambang pohon beringin di Bali saat ini sedang dalam kondisi yang sangat solid dan kokoh dengan struktur organisasi yang telah terkonsolidasi mulai di tingkat provinsi hingga ke tingkat terbawah.

“Soliditas dan kerja keras jajaran pengurus, fungsionaris, dan para kader terutama, sangat kita rasakan disaat kita semua sedang berjuang bahu membahu untuk bisa melewati berbagai tantangan yang ada. Kita siap menghadapi dan melakukan kerja-kerja politik dan menghadapi segala tantangan ke depan,” kata Demer.

Perayaan peringan Hut ke-55 Partai Golkar diisi berbagai kegiatan. Didalam kantor Golkar Bali, digelar bakti sosial donor darah. Puluhan kantong darah berhasil terkumpul dari para kader dan simpatisan termasuk Plt. Golkar Bali, yang sangat peduli untuk membantu sesama yang memerlukan darah. Karena bagi Partai Golkar, setetes darah akan sangat berguna bagi yang membutuhkan.

Di halaman kantor Golkar Bali juga tak kalah seru. Jejeran stand kuliner, UMKM, dan pameran batu akik, menyemarakkan perayaan peringatan Hut ke-55 Partai Golkar tahun 2019.

Namun yang paling menarik dan ditunggu-tunggu adalah acara megibung. Sebuah tradisi makan bersama yang berasal dari kabupaten paling timur Pulau Bali, Kabupaten Karangasem. Megibung adalah suatu kegiatan yang dilakukan sedikitnya lima orang yang duduk melingkar sembari makan hidangan masakan tradisional Bali berupa lawar dan lauk lainnya. Dalam tradisi ini, tak hanya bermakna kebersamaan, tetapi juga menjadi ajang untuk saling berdiskusi dan berbagi pendapat diantara anggota megibung. Tak hanya diikuti oleh kader dan simpatisan Partai Golkar, acara megibung ini juga melibatkan awak media peliput Partai Golkar.

“Megibung mengandung makna dan filosofi tinggi dimana dalam suasana kebersamaan, kesetaraan, dan persatuan, kita galang dan jalin secara terus menerus soliditas kader untuk kebesaran dan kemenangan Partai Golkar, sehingga tagline kita yang baru yaitu Golkar Indonesia, Indonesia Golkar, dapat membumi dan terwujud di bumi persada Indonesia tercinta,” harapnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *