Mulai 1 Juli, Dokumen Cetak Adminduk Gunakan Kertas HVS 80 Gram

Mulai 1 Juli, Dokumen Cetak Adminduk Gunakan Kertas HVS 80 Gram

Foto: Kadisdukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata.

Sebagai bentuk penerapan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melaksanakan penyesuaian.

Pencetakan dokumen adminitrasi kependudukan tidak lagi menggunakan blanko security printing, melainkan menggunakan kertas HVS 80 gram berwarna putih. Penerapan ini mulai berlaku tanggal 1 Juli mendatang. Sedangkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) masih tetap menggunakan bahan yang sama.

“Iya ada pergantian dokumen cetak adminduk serentak seluruh Indonesia yang menyesuaikan dengan Permendagri Nomor 109,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata, Senin (29/06/2020), di Denpasar.

Juli Artabrata menambahkan, dokumen adminduk yang akan mengalami perubahan media cetak meliputi akta kelahiran, akta perkawinan, akta perceraian, akta kematian, kartu keluarga, surat keterangan pindah (SKPWNI, SKPOA, dan SKPLN), serta layanan lainnya. Sedangkan E-KTP dan KIA masih tetap menggunakan bahan yang sama.

Namun demikian, ujar Juli Artabrata, dokumen adminduk yang diterbitkan sebelum tanggal 1 Juli masih menggunakan media blanko security printing, masih sah dan tetap berlaku.

“Jadi yang sudah mencetak sebelumnya dengan menggunakan bahan yang lama atau security printing tetap berlaku dan sah, jadi baik yang bahan security printing atau kertas HVS 80 Gram berwarna putih tetap berlaku dan sah sebagai dokumen adminduk, jadi tidak perlu diperbaharui kecuali ada perubahan,” jelasnya.

Kendati ada perubahan media, layanan di Disdukcapil Kota Denpasar tetap terpusat pada layanan Sitem Pendaftaran Daring (Si Taring). Selain itu, untuk surat pindah datang juga sudah disiagakan di desa/kelurahan berbasis digital dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

“Jadi masyarakat diharapkan nantinya tidak kaget ketika ada perubahan media cetak dokumen adminduk, kekuatannya tetap sama dan sah berlaku, baik yang lama menggunakan media security printing, ataupun yang menggunakan Kertas HVS 80 Gram warna putih,” pungkasnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *