Mundur Sebagai Komandan Baret Garda Pemuda NasDem Bali, Gung Roni: “Saya minta untuk parkir dulu”

Mundur Sebagai Komandan Baret Garda Pemuda NasDem Bali, Gung Roni: “Saya minta untuk parkir dulu”

Kader Partai NasDem, I Gusti Agung Roni Indrayana. (Foto: ist.)

Penabali.com – Partai NasDem Provinsi Bali sepertinya tengah dilanda “badai”. Satu per satu kadernya mundur dari struktur maupun dari organisasi sayap partai.

Setelah Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Tabanan I Made Putrayadi menyatakan mundur sebagai pengurus, kini kembali salah seorang kader NasDem Provinsi Bali, I Gusti Agung Roni Indrayana, menyatakan mundur sebagai Komandan Baret Garda Pemuda NasDem Provinsi Bali.

Gung Roni, panggilan akrabnya, melayangkan surat resmi pengunduran diri ke DPW NasDem pada 2 Mei 2021.

“Saya pilih tanggal 2 karena ada makna khusus buat saya,” ucapnya Minggu (02/05/2021) di Denpasar.

Ia juga menyerukan kepada seluruh anggota Baret dan Semeton Gung Roni di seluruh Bali untuk sementara tidak melakukan aktifitas apa-apa sampai ada informasi lebih lanjut.

“Kepada kepada kawan-kawan Baret dan Semeton Gung Roni di seluruh Bali saya minta untuk parkir dulu. Tidak melakukan pergerakan apa-apa sampai ada informasi lebih lanjut,” tegasnya.

Lantas apa yang membuat Gung Roni mengambil keputusan itu. Ia mengaku kecewa dengan pengelolaan DPW NasDem Bali. Dengan dinamika di internal NasDem, Gung Roni merasa dianaktirikan, disepelekan, bahkan dibuang oleh partai yang dicintainya.

“Sejujurnya tiang kecewa. Sebagai komandan Baret tidak pernah diajak bicara terkait pembentukan kepengurusan DPW NasDem Bali. Jangankan bicara, dikabari saja engga,” ungkapnya.

Menurutnya, protes yang Ia layangkan tidak berarti menginginkan jabatan tertentu di partai. Tapi bagaimana komunikasi sangat diperlukan dalam sebuah organisasi dalam hal ini partai politik. Gung Roni mengaku kecewa dengan ulah oknum-oknum tertentu di Partai NasDem yang tidak menghargai peran kader selama ini.

“Jujur saya sudah berbuat dan berkeringat untuk partai sejak 2016. Ikut berjuang di Pilkada, di Pileg untuk partai. Tapi sama sekali tidak ada komunikasi saat pembentukan pengurus,” ketusnya.

Kekecewaan lain dari Gung Roni adalah manakala DPW NasDem Bali tidak dipimpin oleh kader lokal Bali. Padahal menurutnya, masih banyak kader NasDem Bali yang bisa memimpin DPW.

“Saya juga kecewa kok NasDem Bali tidak dipimpin orang Bali. Kecewa sekali tiang,” ucap Gung Roni. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *