Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 di Bali, Ini Penjelasan Ketua Satgas Dewa Indra

Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 di Bali, Ini Penjelasan Ketua Satgas Dewa Indra

Foto: Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, Dewa Made Indra memberikan perkembangan terkini kasus covid-19 di Bali melalui video conference di Dinas Kominfos Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Jumat (27/3) sore.

Dewa Indra menerangkan, jumlah komulatif pasien dalam pengawasan (PDP) sampai hari ini 121 orang, dimana ada tambahan 7 orang dibandingkan kemarin.

Dari 121 orang PDP tersebut, telah dilakukan uji sampel dimana hasilnya keluar hari ini secara komulatif jumlahnya 96 orang (kemarin 84 orang). Dari jumlah 96 tersebut, jumlah yang positif covid-19 masih tetap 9, sedangkan yang negatif 87 orang.

“Artinya tidak ada penambahan kasus positif,” kata Dewa Indra.

Hasil yang sudah keluar hari ini, ujar Dewa Indra, merupakan hasil uji di Bali sehingga mekanismenya lebih cepat. “Mulai kemarin, kami telah memulai melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) di Lab kesehatan RS Sanglah, Denpasar,” ucapnya.

Demikian juga terhitung sejak hari ini, Satgas sudah menggunakan rapid test untuk tes terhadap PDP maupun ODP. Dijelaskan, untuk tes PCR di RS Sanglah, sudah dilakukan untuk 40 orang hingga hari ini. Dari 40 orang tersebut, sebanyak 34 orang sudah dinyatakan negatif. Sementara 6 orang masih perlu uji lanjutan untuk diperoleh hasilnya. Jika dalam rapid test, ada yang terindikasi positif maka akan dilanjutkan tes menggunakan PCr untuk lebih meyakinkan.

“Untuk rapid test, sudah digunakan sejak siang tadi dan hingga sore ini masih berlangsung. Rapid test diprioritaskan dahulu untuk saudara kita yang di karantina di Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Sampai sore ini, dari 21 orang yang di tes seluruhnya negatif. Namun masih ada yang harus di-rapid test, karena keseluruhan ada 76 orang yang dikarantina sampai hari ini. Terdiri dari 56 orang di Bapelkesmas dan 20 orang di Badan Pengembangan SDM Provinsi Bali. Sampai detik ini rapid test masih berlangsung,” papar Dewa Indra yang juga Sekretaris Daerah Setda Provinsi Bali.

Ditambahkan, bagi mereka yang hasil rapid test-nya negatif, maka akan diberikan surat keterangan dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Surat tersebut menerangkan telah melalui proses karantina, sudah dilakukan tes (rapid test) dan hasilnya dinyatakan negatif.

“Peserta dengan surat keterangan tersebut dan dalam keadaan sehat, sore ini sudah diperbolehkan pulang untuk melanjutkan karantina mandiri di rumah masing-masing,” sebut Dewa Indra sembari menambahkan kepada pihak keluarga maupun warga banjar dan desa dapat menerima serta turut membantu agar yang bersangkutan melaksanakan karantina secara mandiri untuk mencegah penyebaran covid-19. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *