PLN Catat 40 Titik Jaringan Rusak karena Cuaca Ekstrem, Kerugian Capai 2 Milyar Lebih

PLN Catat 40 Titik Jaringan Rusak karena Cuaca Ekstrem, Kerugian Capai 2 Milyar Lebih

GM PLN Unit Induk Distribusi Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa.

PLN Unit Induk Distribusi Bali mencatat ada sedikitnya 40 titik kerusakan jaringan berupa tiang listrik yang roboh tertimpa pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.

“Kami perkirakan kerugian materi 2 milyar rupiah”, ujar GM PLN Unit Induk Distribusi Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa, saat ditemui disela-sela kegiatan bersih-bersih sampah plastik, di kawasan hutan mangrove Tahura Ngurah Rai, Jumat (8/2). Ke-40 titik itu terjadi hampir merata di seluruh Bali.

“Kami mohon maaf jika pada saat itu kami baru bisa memperbaiki jaringan satu hari kemudian walaupun dari sisi pemadaman bisa kami atasi kurang dari 12 jam”, jelas pejabat dari Seririt Buleleng ini.

Di saat musim hujan sekarang ini ditambah tiupan angin yang cukup kencang, Suwarjoni menghimbau masyarakat agar tetap hati-hati dan waspada terhadap ancaman pohon tumbang yang bisa saja menimpa jaringan listrik milik PLN.

“Mohon hati-hati kalau melihat kabel listrik yang melintang di jalan jangan dipegang walaupun secara sistem itu sudah terputus. Tetapi dalam kondisi bencana seperti itu proteksi yang harusnya memutus itu juga rusak karena tertimpa pohon. Sekali lagi jangan memegang apapun yang menyangkut jaringan listrik dan segera kontak kami di call center 123 petugas kami pasti segera turun”, kata Suwarjoni.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, PLN akan terus melakukan pemantauan termasuk juga pemeliharaan khususnya terhadap tiang-tiang listrik yang kondisinya lapuk, miring, tiang beton yang retak, ataupun kabel yang melintang terlalu rendah.

“Petugas kami groundpatrol tadi terus keliling memantau jaringan listrik kami yang rusak, termasuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat”, sebutnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *