QRIS di Event Denpasar Innovation Day 2020, KPw BI Bali Dorong Inovasi Teknologi Digital

QRIS di Event Denpasar Innovation Day 2020, KPw BI Bali Dorong Inovasi Teknologi Digital

Foto: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, saat memberi sambutan pada acara penutupan Denpasar Innovation Day 2020 yang dilaksanakan secara virtual, Senin (08/06/2020).

Sejak dibuka 27 Februari lalu, Denpasar Innovation Day 2020 yang digelar serangkaian hari jadi Kota Denpasar ke-232 akhirnya resmi ditutup, Senin (08/06/2020) kemarin.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, dalam kata sambutannya pada acara penutupan Denpasar Innovation Day 2020 yang dilakukan secara daring menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar karena telah diberikan kesempatan untuk turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam penyelenggaraan event ini khususnya dalam memasifkan pemahaman serta penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui lomba video.

Trisno menerangkan, QRIS adalah standarisasi QR Code Pembayaran yang merupakan inovasi kebijakan dalam sistem pembayaran berbasis digital menggunakan smartphone yang bersifat contactless. Kebijakan ini salah satunya didorong tingginya penetrasi penggunaan smartphone di Indonesia yang berdasarkan data dari We Are Social (2020) yang mencapai 124% dari total populasi. Dengan kata lain terdapat orang Indonesia yang memiliki lebih dari satu smartphone.

Selain itu, digitalisasi transaksi yang bersifat contactless ini kedepannya akan menjadi sebuah keharusan dan menjadi salah satu unsur yang penting dalam tata kehidupan baru (new normal) dimana faktor cleanliness, health dan safety menjadi suatu pertimbangan utama.

Trisno melanjutkan, sampai akhir Mei 2020, telah disetujui sebanyak 36 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang dapat melaksanakan kegiatan pemrosesan transaksi QRIS.

Pada akhir Mei 2020, perluasan penggunaan QRIS di Bali telah mencapai 89,950 merchant atau meningkat sebesar 253% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2019 yang tercatat sebanyak 25.483 merchant. Peningkatan ini diatas rata-rata peningkatan nasional sebesar 99%.

Selain itu, selama pendemi covid-19, yaitu sejak 6 Maret hingga 29 Mei 2020, penambahan jumlah merchant QRIS di Bali tercatat sebanyak 24.002 merchant atau 26,7% dari total merchant yang ada.

“Kami yakin merchant yang akan bergabung akan terus meningkat dan siap untuk bertrasnformasi secara digital. Kami juga mengharapkan masyarakat semakin siap untuk bertransformasi dengan ikut serta menggunakan pembayaran digital seperti QRIS”, kata Trisno.

Trisno mengungkapkan, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota Denpasar yang telah menyelenggarakan event dengan tema yang selain bersifat looking forward, namun juga strategis dalam mempersiapkan tatanan kehidupan baru menghadapi pandemi covid-19 dan menyongsong industry 4.0 yang semuanya memerlukan gebrakan inovasi-inovasi baru khususnya dalam penggunaan teknologi digital. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *