Rapat Konsultasi PKK Provinsi Bali, Gubernur Koster Minta PKK Ikut Aktif Olah Sampah Berbasis Sumber

Rapat Konsultasi PKK Provinsi Bali, Gubernur Koster Minta PKK Ikut Aktif Olah Sampah Berbasis Sumber

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya pada acara rapat konsultasi PKK Tingkat Provinsi Bali tahun 2020, di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa (11/2/2020) menyatakan, Tim Penggerak (TP) PKK merupakan organisasi yang kuat dan berstruktur dari pusat, provinsi, hingga ke tingkat paling kecil yakni dusun atau banjar memiliki peran penting dalam membangun masyarakat mulai dari ketahanan sandang, pangan, papan dan pendidikan bahkan menyangkut menjaga ingkungan.

“Organisasi PKK yang bersifat ex officio diharapkan mampu bekerjasama yang baik dengan pemerintah dalam mendukung visi dan misi pembangunan daerah ke arah yang lebih maju dan berkembang,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster meminta TP PKK mulai dari provinsi sampai ke tingkat desa, mampu menggerakkan struktur yang ada untuk turut serta berperan aktif mensosialisasikan pengolahan, pemilahan dan mengarahkan masyarakat sekitar wilayah untuk bergerak menangani sampah secara serius, mengingat penimbunan sampah pada satu tempat pembuangan akhir akan menimbulkan masalah tak hanya olrh wilayah yang bersangkutan, namun juga bagi lingkungan sekitar.

“Sebaiknya pemilahan sampah dimulai dari intern rumah tangga sendiri, sehingga sasaran untuk memindahkan alur timbunan/ penumpukan sampah residu dapat diminimalisir, karena hal ini memiliki pengaruh cukup besar bagi kunjungan wisatawan ke Bali,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Foto: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengingatkan penyusunan program terkait pengolahan sampah berbasis sumber agar tidak dipindah ke tempat lain, namun diproses dimana sumber sampah itu dihasilkan.

“Jika produksi sampah itu dari rumah kita, ya jangan dibawa ke rumah orang lain. Jika sampah itu adalah milik kabupaten kita, ya jangan dibawa ke kabupaten/kota lain karena mereka bukan tempat penampungan yang selalu siap untuk mencium bau busuk sampah yang datang dari wilayah luar,” pungkasnya.

Rapat konsultasi PKK Provinsi Bali mengusung tema “Konsolidasi Gerakan PKK Menyongsong Rakernas PKK ke-9 Tahun 2020”. Ada dua narasumber yang dihadirkan yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina dan Sekretaris Bappeda Provinsi Bali Ida Bagus Anom. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *