Sah! STIKOM BALI Jadi ITB STIKOM BALI

Sah! STIKOM BALI Jadi ITB STIKOM BALI

Foto: STIKOM Bali kini berganti bentuk menjadi ITB STIKOM Bali.

Per tanggal 14 Mei 2019, Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 357/KPT/I/2019 tentang izin perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, telah resmi dikeluarkan. Maka sejak SK Menristekdikti ini turun, STIKOM Bali telah sah berganti bentuk menjadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB STIKOM Bali) yang diselenggarakan Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar.

Salinan SK itu diserahkan Sekjen Kemenristekdikti Prof. Ainun Na’im, Ph.D., M.B.A., Jumat (14/6) di kampus setempat di Denpasar. Ia mengatakan, kemajuan pesat teknologi informasi saat ini menuntut lembaga pendidikan untuk mengejar kurikulum yang sejurus dengan IT. Karena itu, dunia pendidikan dengan basis prodi teknologi diharapkan membuka jurusan yang relevan dengan disiplin ilmu yang diterapkan. Tak hanya itu, industri kerja juga menuntut calon pencari kerja melek teknologi karena inilah era digital untuk bisa berkompetisi di era revolusi industri 4.0.

“Kami menganjurkan pada Institut membuka prodi yang lebih relevan dengan industri, karena masuk dalam kelompok teknologi dan dapat dikembangkan lagi ke kurikulum dengan internship industri,” jelasnya.

Sementara itu Pejabat Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menambahkan, perubahan itu diikuti dengan pembagian prodi baru yang terkait dengan ekonomi digital. Prodi baru itu mulai dibuka di tahun ajaran baru 2019/2020.

“Dengan keluarnya SK, kami akan mengembangkan prodi ekonomi untuk digital bisnis, digital perpajakan dan digital akuntansi,” jelas Dadang Hermawan.

Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem mengatakan, ITB STIKOM Bali konsisten melakukan pengambangan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya. Selama 17 tahun berjalan, beberapa project telah dilakukan di antaranya ‘Bali 1928’ yang menjadi kumpulan peristiwa kultural budaya Bali tempo dulu dalam kemasan digital visual.

“Orange economy seperti itu yang diharapkan akan terus dikembangkan di kampus ITB STIKOM Bali,” jelas seniman Bali ini. (ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *