Tekuni Profesi Advokat, Pilih Belajar Hukum di Law Firm Togar Situmorang, Wempy: “Bapak Togar Situmorang saya anggap mentor saya”

Tekuni Profesi Advokat, Pilih Belajar Hukum di Law Firm Togar Situmorang, Wempy: “Bapak Togar Situmorang saya anggap mentor saya”

Foto: Wempy Mahya Sawabi memilih menekuni profesi advokat dan belajar tentang hukum di Law Firm Togar Situmorang.

Wempy Mahya Sawabi atau yang biasa dikenal Wempi, adalah seorang anak muda kelahiran Kediri Jawa Timur yang memilih menekuni dunia advokat. Padahal sebelumnya, Wempi berkeinginan menjadi seorang hakim atau jaksa.

Setelah menempuh pendidikan selama 4 tahun dan menamatkan diri di Fakultas Hukum Universitas Jember, Wempy memantapkan diri berkarir dan datang ke Pulau Dewata, Bali, setelah mendapat wejangan dari “Panglima Hukum” Togar Situmorang, SH., MH., MAP.

“Bapak Togar Situmorang saya anggap guru saya, mentor saya, senior saya bahkan orang tua saya di Pulau Bali ini. Dan untuk pertama kalinya saya menginjakkan tanah Bali, aura taksu Bali sudah terasa. Dengan penuh harapan, saya bisa sukses di Pulau Bali ini,” kata Wempy di Law Firm Togar Situmorang di Jalan Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar, Rabu (24/06/2020).

“Disini saya merasakan ada keluarga baru. Dan yang saya suka di Law Firm Togar Situmorang, rekan-rekan disini sangat profesional yang senantiasa mengajari saya dikala ada salah,” ungkapnya.

Foto: “Panglima Hukum” Togar Situmorang, SH., MH., MAP.

Wempy menyatakan bahwa dirinya tertarik menekuni dunia hukum karena menyadari bahwa lawyer bisa menjadi investasi profesi di masa mendatang.

Selain itu, Wempy juga menilai profesi sebagai lawyer merupakan panggilan jiwanya ketika menghadapi berbagai persoalan yang timbul di kalangan masyarakat lebih banyak karena ketidaktahuan mereka terhadap produk-produk hukum.

Akibatnya tak sedikit di antara mereka yang dipermainkan oleh oknum-oknum tertentu dengan menggunakan dasar-dasar hukum demi mendapatkan keuntungan pribadi. Wempy berharap ketika nanti dirinya sah menjadi seorang advokat, bisa menjadi orang yang bisa membantu sesama terutama jika berkaitan dengan sengketa hukum.

“Untuk jadi advokat tidak ada ruginya, ini sebagai panggilan jiwa, advokat sebagai profesi yang terhormat. Itu butuh pengorbanan dan komitmen besar, untuk jadi advokat butuh keinginan yang kuat dari diri sendiri. Dan semoga saya bisa memberikan kontribusi yang optimal untuk Law Firm Togar Situmorang,” tutupnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *