Temui Anggota Bali Transport Bersatu, Gubernur Koster Siapkan Sistem Untuk Modernisasi Jasa Transportasi Konvensional

Temui Anggota Bali Transport Bersatu, Gubernur Koster Siapkan Sistem Untuk Modernisasi Jasa Transportasi Konvensional

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wagub Tjok Oka Artha Ardana Sukawati, saat menemui anggota Bali Transport Bersatu, di Kantor Gubernur Bali, Kamis (7/2).

Gubernur Bali Wayan Koster bertemu langsung dengan anggota Bali Transport Bersatu (BTB), di Kantor Gubernur Bali, Kamis (7/2). Pada kesempatan itu, Gubernur Koster menegaskan komitmennya untuk memperkuat paguyuban atau perkumpulan pelaku transportasi konvensional yang sebagian besar didominasi sopir taksi dan travel tersebut.

“Saudara-saudara ini khan punya peran besar dalam pesatnya industri pariwisata selama ini. Punya jasa besar dalam pelayanan transportasi bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali sejak dulu. Tentu kami akan perjuangkan aspirasinya,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Gubernur Koster juga menyatakan sudah menyiapkan sistem bagi anggota BTB yang bisa mewadahi anggota di seluruh kabupaten/kota di Bali sehingga bisa lebih terkontrol dan terintegrasi serta tentu saja, lebih modern sesuai dengan perkembangan jaman dewasa ini. Sistem itu nantinya akan mensinergikan kebutuhan dan tuntutan akan layanan transportasi yang modern namun tetap mempertahankan ciri khas yang selama ini melekat pada transportasi konvensional.

“Sistem tersebut mencakup juga aplikasi online khusus untuk para anggota yang makin memudahkan konsumen untuk menggunakan jasa saudara sekalian,” kata Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng ini.

Ciri khas bagi pelaku transportasi lokal menurut Gubernur mutlak diperlukan sebagai penyedia jasa yang ada di Bali, juga sebagai bagian dari layanan prima yang diberikan pada wisatawan. “Kalau sudah ada sistem, ada regulasi, tentu akan lebih mudah apalagi jika unggul pula dari sisi layanan. Tapi diluar itu saya tetap pastikan kita akan tetap berpihak pada pekerja lokal dan kita perjuangkan aspirasi saudara-saudara,” tegasnya lagi.

Sementara itu perwakilan BTB Ketut Surya Adi menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah Provinsi Bali dan berharap persoalan ini bisa segera terselesaikan.

“Kita tentu berharap keresahan kami selama ini bisa ditindaklanjuti karena bagaimanapun kami selama ini sedikit banyak punya kontribusi pula dalam menjaga budaya dan adat istiadat di Bali,” ucapnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *