Update Covid-19 per Sabtu (18/04/2020), 131 Orang Positif, Seorang PDP Meninggal Dunia

Update Covid-19 per Sabtu (18/04/2020), 131 Orang Positif, Seorang PDP Meninggal Dunia

Foto: Ketua Harian Gugus Tugas Pelaksana Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali Dewa Made Indra, menerangkan perkembangan covid-19 di Bali per hari Sabtu, 18 April 2020.

Dimana jumlah kasus positif bertambah 7 orang terdiri dari 5 orang WNI sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan 2 orang tertular melalui transmisi lokal. Sehingga secara akumulatif, jumlah kasus positif menjadi 131 orang.

“Hari ini tak ada laporan pasien sembuh, sehingga jumlahnya tetap seperti data sebelumnya yaitu 36 orang. Dengan penambahan kasus positif, hari ini ada 92 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di 11 rumah sakit rujukan,” jelas Dewa Indra, Sabtu (18/04/2020) kemarin.

Namun demikian, dilaporkan ada salah satu PDP yang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit dinyatakan meninggal dunia dan telah dimakamkan sesuai protokol covid-19. Pemakamannya dibantu jajaran dari Korem 163/Wirasatya dan Dandim Badung.

“PDP yang meninggal berjenis kelamin laki-laki, umur 51 tahun. Dari keterangan dokter penanggung jawab pasien yang menangani, almarhum punya penyakit penyerta yaitu diabetes. Dengan penambahan ini, berarti kasus meninggal menjadi 3 orang, 2 WNA dan 1 WNI,” ungkapnya.

Secara akumulatif, jika dipilah lagi, 131 kasus positif tersebut terdiri dari 8 WNA dan 123 WNI. Kelompok WNI, 86 merupakan kasus imported case, atau mereka yang tertular saat melakukan perjalanan di negara terjangkit. Dari 86 kasus imported case ini, 82 diantaranya merupakan PMI yang pulang ke Bali dan 4 orang non pekerja migran.

Masih dalam kelompok imported case, ada 14 orang yang tertular di luar daerah Bali. Sedangkan jumlah kasus positif transmisi lokal hingga hari ini telah mencapai 23 kasus.

“Penambahan kasus yang disebabkan transmisi lokal ini penting untuk dicermati untuk memperkuat upaya pencegahan sehingga patut diwaspadai agar ke depannya tak ada lagi penambahan kasus positif yang disebabkan transmisi lokal. Penambahan kasus transmisi lokal ini terjadi karena masih ada interaksi jarak dekat antara orang yang sehat dan mereka yang sakit tanpa menggunakan masker,” kata Dewa Indra.

“Ini artinya masih ada yang tak patuh mengikuti anjuran menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Jika kita semua sepakat untuk mencegah makin meluasnya penularan covid-19, saya ingatkan lagi untuk disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Yang tak kalah penting, batasi aktifitas di luar rumah,” imbuh Sekda Provinsi Bali ini. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *