Walikota Rai Mantra Inisiasi Gerakan Gunakan Masker dan Terapkan PHBS

Walikota Rai Mantra Inisiasi Gerakan Gunakan Masker dan Terapkan PHBS

Foto: Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra.

Tiga orang pasien positif covid-19 di Kota Denpasar telah dinyatakan sembuh. Info ini menjadi kabar gembira ditengah upaya bangsa perang terhadap pandemi virus corona.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra tetap mengajak masyarakat Kota Denpasar turut berperan aktif memutus rantai penularan virus corona (covid-19) dengan selalu menggunakan masker dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) semaksimal mungkin dan melakukan Phsycal Distancing, selalu rajin mencuci tangan secara bersih, makan makanan sehat, berolahraga di sekitar tempat tinggal dan selalu membawa hand sanitizer saat berpergian keluar rumah.

Pemkot Denpasar juga telah menggandeng stakeholder terkait lainnya dalam mengoptimalisasikan gerakan memakai masker bagi masyarakat seperti melakukan sosialisasi melalui sosial media.

Bahkan melalui K3S Kota Denpasar yang dikomadani Ny. IA Selly Mantra melakukan gerakan 10.000 masker dengan menggalang bantuan dari perusahaan swasta melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) mengumpulkan masker dan menyalurkan kepada masyarakat yang rentan penularan covid-19 seperti pedagang di pasar tradisional, tukang parkir dan lain-lain.

“Kita akan terus gerakan penggunaan masker ditengah masyarakat ini. Kita harus senantiasa waspada dan jangan sampai meremehkan covid-19 ini. Namun dengan penanganan yang baik dan juga sosialisasi gencar kepada masyarakat, diharapkan kasus covid-19 di Kota Denpasar dapat ditekan seminimial mungkin,” ujar Walikota Rai Mantra yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar Dewa Gede Rai, Sabtu (04/04/2020), di Denpasar.

Walikota Rai Mantra mengatakan masker yang dianjurkan digunakan masyarakat tidak perlu masker medis atau masker N95. Namun cukup masker yang terbuat dari kain. Apalagi masyarakat juga dihimbau juga berperan aktif menjaga ketersediaan masker di pasaran dengan tidak melakukan penimbunan ataupun pemborongan.

“Keberadaan masker dipasaran harus dijaga agar benar-benar digunakan oleh yang membutuhkan seperti pasien yang sakit, ataupun dokter dan petugas medis lainnya, kata orang nomor satu di Pemkot Denpasar.

Walikota Rai Mantra menambahkan, ada beberapa aturan mengenai penggunaan masker yang harus diketahui masyarakat seperti sebelum menggunakan masker, bersihkan tangan dengan hand sanitizer berbahan alkohol atau cuci tangan dengan air bersih mengalir serta sabun dan gunakan masker hingga menutupi mulut dan hidung.

“Pastikan tidak ada celah terbuka antara masker dan wajah. Hindari menyentuh masker saat menggunakannya. Jika tidak sengaja menyentuhnya, segera cuci atau bersihkan tangan dengan hand sanitizer ataupun air bersih beserta sabun,” sebutnya.

Walikota Rai Mantra selanjutnya mengatakan memakai masker ketika keluar rumah terutama ditempat ramai dan kerumunan penting dilakukan. Tujuannya adalah untuk memutus rantai penularan COVID -19 ini.

“Dengan mengenakan masker, masyarakat akan terhindar dari virus yang ditularkan melalui cairan atau droplet saat penderita batuk atau bersin. Karena penularan terjadi melalui hidung, mulut ataupun mata. Sehingga jika mulut dan hidung kita tertutup masker, kemungkinan tertular lebih kecil,” ungkapnya.

Selain penggunaan masker, Walikota Rai Mantra juga mengimbau menyarankan agar membuat standar operasional prosedur (SOP) kesehatan sendiri di rumah selama pandemi wabah COVOD-19. Diantaranya dengan sebisa mungkin melakukan Physical Distancing atau menghindari kerumunan serta mulai bekerja dari rumah (Work from Home) serta meminimalisir berpergian keluar rumah apabila tidak terlalu penting.

“Pentingnya kedisiplinan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) ini agar masyarakat terhindar dari penularan Covid-19 dan sesegera mungkin mengakhiri terjadinya wabah,” tutupnya. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *