Luar Biasa! Berkat Perjuangan Ketut Leo dan Dwi Yustiawati, Hibah Badung Cair lagi di Klungkung

Luar Biasa! Berkat Perjuangan Ketut Leo dan Dwi Yustiawati, Hibah Badung Cair lagi di Klungkung

Penyerahan dana bantuan hibah Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Badung Ketut Suiasa dan srikandi Nusa Penida Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, di di jaba Pura Kahyangan Dalem, Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Sehari setelah menyerahkan dana bantuan hibah kepada Kecamatan Nusa Penida di Balai Desa Batununggul, Jumat (12/4), Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama tokoh masyarakat Nusa Penida Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, kembali menyerahkan dana bantuan hibah bagi masyarakat di Klungkung daratan. Cairnya dana bantuan hibah dari Bupati Badung ini difasilitasi oleh tokoh masyarakat Nusa Penida Ketut Leo bersama istrinya Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati yang tak lain merupakan srikandi Nusa Penida sekaligus juga caleg DPRD Bali dari PDI Perjuangan nomor urut 3 dapil Kabupaten Klungkung. Hebatnya, di Kecamatan Nusa Penida, dana bantuan hibah Bupati Badung, juga berkat perjuangan Ketut Leo bersama istrinya Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati dan kakak Ketut Leo yakni I Made Satria.

Di Klungung daratan, dana bantuan hibah Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, dilaksanakan di dua lokasi pada hari yang sama, Sabtu (13/4). Pertama, di jaba Pura Kahyangan Dalem, Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Ditempat ini, nilai total hibah yang diserahkan sebesar 6,410 milyar rupiah dengan 34 penerima hibah. Sedangkan di lokasi kedua, diserahkan di Wantilan Banjar Kawan Timuhun, Kecamatan Klungkung sebesar 1 milyar rupiah, yang diperuntukkan bagi pembangunan Wantilan Banjar Kawan.

Penyerahan dana bantuan hibah Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Badung Ketut Suiasa dan srikandi Nusa Penida Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, di Wantilan Banjar Kawan, Desa Timuhun, Kecamatan Klungkung.

Dana bantuan hibah ini, merupakan program Kabupaten Badung membangun Bali dari pinggiran dengan tagline, “Badung Angelus Buana”, yang artinya Badung berbagi dari Badung untuk Bali. Program ini murni kebijakan politik I Nyoman Giri Prasta selaku Bupati Badung yang menginginkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di Bumi Serombotan, Kabupaten Klungkung.

Turunnya dana bantuan hibah ke Kabupaten Klungkung ini, karena perjuangan dan komunikasi yang intens dari Ketut Leo bersama istrinya Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati di Kabupaten Klungkung kepada I Nyoman Giri Prasta sebagai Bupati Badung. Sedangkan cairnya dana bantuan hibah di Kecamatan Nusa Penida selain juga difasilitasi Ketut Leo dan istrinya, juga andil dari kakak Ketut Leo, yakni I Made Satria.

Perjuangan ketiga tokoh masyarakat Nusa Penida ini, khususnya bagi Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati dan I Made Satria, membuktikan keduanya punya komitmen, keseriusan, dan tekad yang kuat untuk membantu pembangunan di Kabupaten Klungkung dan khususnya Kecamatan Nusa Penida.

Srikandi Nusa Penida Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, yang juga caleg DPRD Bali dari PDI Perjuangan nomor urut 3 dapil Kabupaten Klungkung.

“Baru jadi caleg saja mereka bisa melakukan seperti ini, apalagi kalau telah terpilih menjadi wakil rakyat kami di legislatif. Saya yakin mereka berdua akan benar-benar mampu bekerja bertanggungjawab melayani masyarakat, memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan kami,” ucap salah seorang warga saat ditemui disela acara.

Seperti diketahui, istri Ketut Leo yaitu Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati merupakan caleg DPRD Bali dari PDI Perjuangan Provinsi Bali nomor urut 3 dapil Kabupaten Klungkung. Sedangkan I Made Satria yang tak lain adalah kakak kandung dari Ketut Leo, juga merupakan caleg DPRD Klungkung dari PDI Perjuangan nomor urut 1 dapil Kecamatan Nusa Penida.

Keduanya bukanlah figur yang “instan” ketika ada hajatan politik Pemilu Legislatif, baru turun ke masyarakat dan terkesan seperti menjadi orang yang baik dan penuh perhatian. Baik Dwi Yustiawati dan I Made Satria, bersama keluarga besar Ketut Leo, telah dikenal sejak lama, jauh sebelum Pileg 2019, sudah banyak membantu pembangunan di berbagai bidang baik di Klungkung daratan maupun di Kecamatan Nusa Penida. Bahkan Ketut Leo yang merupakan pebisnis handal di sektor properti, telah membantu masyarakat sejak usia belasan tahun sampai sekarang tak pernah terputus. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *