Sebut Pendidikan di Perguruan Tinggi Cenderung Hard Skill daripada Soft Skill, Dr. Nararya Narottama: Lahirkan Lulusan “Mun-Ta-Ber”

Sebut Pendidikan di Perguruan Tinggi Cenderung Hard Skill daripada Soft Skill, Dr. Nararya Narottama: Lahirkan Lulusan “Mun-Ta-Ber”

Dr. Nararya Narottama dalam acara LKMM 2022 di TPB Margarana. (foto: ist.)

Tabanan (Penabali.com) – Dr. Nararya Narottama, S.E., M.Par., M.Rech., didaulat sebagai pembicara dalam Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) 2022 yang diikuti mahasiswa angkatan 2021 serta beberapa mahasiswa dari angkatan 2020, di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Kabupaten Tabanan, pada tanggal 19-20 Maret 2022. Acara ini diselenggarakan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Pariwisata Universitas Udayana.

Narottama mengungkapkan hasil riset yang menunjukkan pradoks pendidikan perguruan tinggi di Indonesia yang lebih mengutamakan hard skill (80%) daripada soft skill (20%). Padahal keberhasilan di dunia kerja justru lebih ditunjang oleh soft skill daripada hanya mengandalkan hard skill. Beberapa jenis soft skill yang dimaksud Narottama antara lain keterampilan berkomunikasi, keterampilan berpikir dan menyelesaikan masalah, kerjasama tim, pengelolaan informasi, keterampilan wirausaha, etika moral dan profesionalisme, serta keterampilan kepemimpinan (leadership)

“Seringkali keluhan dari para pengguna (user/pemberi kerja, red), mengatakan bahwa lulusan perguruan tinggi kualitasnya masih perlu ditingkatkan. Mereka cendrung kurang tangguh, cepat bosan, kurang bisa bekerja, kurang jujur, kurang memiliki integritas, kurang memiliki rasa humor dan seringkali Mun-Ta-Ber alias mundur tanpa berita,” paparnya sambil diiringi gelak tawa para peserta.

LKMM 2022 di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Kabupaten Tabanan. (foto: ist.)

Narottama mengajak mahasiswa untuk lebih mengembangkan soft skill yang memang bermanfaat untuk menunjang keberhasilan di dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat, dengan cara meningkatkan inisiatif, memiliki etika/integritas, mampu berpikir kritis, berkemauan belajar, berkomitmen, memiliki motivasi, bersemangat, dapat diandalkan, mampu komunikasi lisan, dan kreatif.

Para peserta tampak bersemangat mengikuti pemaparan materi yang diakhiri dengan sesi tanya jawab. Selain materi kepemimpinan, LKMM kali ini dikemas dengan berbagai macam kegiatan menarik dalam suasana kekeluargaan, seperti persembahyangan bersama, temu alumni, malam keakraban (makrab), lomba yel-yel hingga beragam permainan menarik yang mengasah kemampuan kerjasama mereka.

Panitia pelaksana LKMM berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi peserta terutama dalam perkuliahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. (rls)

Sumber: http://www.unud.ac.id

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *