Wakil Menlu RI Tutup BDF

Wakil Menlu RI Tutup BDF

Pengamanan Tetap Dilakukan

Bali Democracy Forum yang dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) mulai 6-7 Desember 2018, telah berakhir dan ditutup Wakil Menteri Luar Negeri RI, Abdurrahman Mohammad Fachir.Meski sudah selesai, Kodam IX/Udaya sebagai penanggungjawab pengamanan pelaksanaan pertemuan rutin tahunan itu tetap melakukan protapnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta BDF dan juga kepada delegasi.

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav. Jonny Harianto G, S.I.P, di Posko Satgas Pengamanan BDF Nusa Dua, Bali, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan kepada para delegasi dari berbagai negara yang masih berada di wilayah Pulau Dewata ini untuk menikmati keindahan objek wisata yang ada di Bali.

“Oleh karena itu pengamanan masih tetap jalan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para delegasi yang masih berwisata di Bali sampai mereka kembali ke negaranya masing-masing”, ujar Kapendam.

Sementara itu forum setingkat Menteri Luar Negeri Asia Fasifik yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua, Bali pada hari ini Jumat (7/12) secara resmi ditutup oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Abdurrahman Mohammad Fachir.

BDF secara resmi ditutup Wakil Menteri Luar Negeri RI, Abdurrahman Mohammad Fachir.

Banyak hal yang telah dibahas dalam forum tersebut terkait dengan demokrasi yang inklusif dalam upaya untuk menyatukan dan memberdayakan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan dan untuk mencapai demokrasi yang inklusif juga tidak terlepas dengan adanya partisipasi dari semua pemangku kepentingan khususnya dari sektor swasta, kelompok milenial (pemuda) dan perempuan untuk mewujudkan demokrasi yang inklusif.

Disamping itu saat ini forum juga telah mengalami transpormasi bukan hanya menjadi suatu wadah untuk membangun jaringan kerjasama antar negara-negara di kawasan Asia Fasifik untuk mendapatkan manfaat dari demokrasi, namun BDF juga sudah memperluas jangkauannya ke berbagai kawasan lainnya, hal ini mencerminkan adanya pengakuan dunia internasional terhadap relevansi dan kontribusi BDF terhadap peningkatan dialog dan kerjasama global dalam upaya memperkuat demokrasi. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *