Bartender Malvern Nathaniel Jawara “Diageo World Class 2023 Indonesia”, Berhak Wakili Indonesia di Pentas Global

Badung, Kuliner61 Views

Badung (Penabali.com) – Diageo mengumumkan diselenggarakannya babak final kompetisi World Class 2023 Indonesia. Kompetisi tahun ini diikuti lebih dari 70 peserta dan telah melangsungkan serangkaian festival koktail.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, delapan finalis dari bar-bar terbaik di Indonesia terpilih untuk memperebutkan gelar Bartender Terbaik Indonesia serta kesempatan untuk mewakili Indonesia di World Class Final Global di São Paulo, Brasil.

Pada babak final yang berlangsung di La Favela Seminyak, Selasa (7/3/2023), para finalis ditantang untuk menampilkan keterampilan dan kreativitas membuat koktail menggunakan dua merek ikonik Diageo, The Singleton dan Don Julio. Tim Juri mencari koktail yang mengutamakan rasa serta cerita dibaliknya, yang mampu membawa dewan juri menikmati pengalaman minuman tak terlupakan dan layak menjadi koktail klasik.

Unsur keberlanjutan juga menjadi kriteria penjurian tahun ini, menekankan pada kreativitas penggunaan bahan-bahan campuran minuman yang ramah lingkungan.

Babak final ini menghadirkan pertarungan epik delapan finalis yang telah terseleksi dari kumpulan bartender paling berbakat di Indonesia. Ke-8 finalis tersebut adalah Malvern Nathaniel dari The Langham Jakarta, Benedick Visantus Pramono dari Gozadera Surabaya, I Gusti Putu Giri Asta dari The St. Regis Bar Bali, Brian Jeremy Rusli dari A/A Bar Jakarta, Bayu Adithia dari TOMA Jakarta, Putra Dwi Aprianto dari Circolo Bandung, Putu Agus Sastrawan dari Canna Bali, dan Putra Galant dari Tom’s by Tom Aiken Jakarta.

Suasana penjurian Indonesia Final Diageo World Class. Bartender I Gusti Putu Giri Asta dari The St. Regis Bar Bali sedang menyiapkan koktail. (foto: ist.)

Para bartender ini bersaing dengan minuman khas mereka dan penampilan yang memukau. Bulan Januari lalu, delapan bartender ini telah melalui babak semifinal yang digelar di A/A Bar Jakarta, mengungguli 16 finalis berbakat lainnya.

“Tahun ini, Diageo dengan bangga membawa kompetisi World Class kembali ke Indonesia untuk melanjutkan komitmen kami untuk terus berinovasi dalam menciptakan minuman koktail berkualitas dengan mencari bartender terampil yang mewakili kreativitas industri miksologi di Indonesia,” kata Lam Chi Mun, CSW., CSS., Direktur Diageo Bar Academy Asia Pasifik yang juga salah satu juri kepada awak media sebelum babak final digelar.

Selain Lam Chi Mun, juri lainnya yakni Bannie Kang (Diageo World Class Bartender of the Year 2019), Aldho Gunawan (Pemenang Diageo World Class 2017 Indonesia dan A to Z Corporate Bar Manager), dan Agung Prabowo (Co-founder Penisilin dan Dead & Bar di Hong Kong).

Sejak dimulai lebih dari 12 tahun lalu, World Class telah mendukung, melatih, dan menginspirasi lebih dari 400.000 bartender di 60 negara.

Sejak kompetisi pertama di Indonesia pada tahun 2010, para pemenang kompetisi World Class terus membentuk budaya dan meningkatkan standar industri. Para pemenang World Class lainnya juga telah meninggalkan jejak mereka di industri ini dan diakui di beberapa penghargaan paling bergengsi di dunia.

Pemenang World Class Indonesia berkarir di bar yang terdaftar di 100 Bar Terbaik Asia dan World’s 50 Best Discovery. Dengan memenangkan kompetisi ini, para bartender tidak hanya mendapatkan pengakuan tetapi mampu membawa karir mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Tiga Finalis Diageo World Class Indonesia (ki-ka): Bartender I Gusti Putu Giri Asta dari The St. Regis Bar Bali, Bartender Malvern Nathaniel dari The Langham Jakarta, dan Bartender Benedick Visantus Pramono dari Gozadera Surabaya. (foto: ist.)

“World Class selalu menjadi bagian penting dari bisnis Diageo di Indonesia. Kompetisi ini menyediakan platform bagi para bartender terbaik untuk meningkatkan keterampilan mereka dan naik ke puncak industri, juga mendukung misi kami untuk inklusivitas dan keragaman. Di World Class, setiap bartender memiliki kesempatan yang sama untuk memamerkan keterampilan mereka dan dirayakan atas pencapaian mereka, terlepas dari latar belakang mereka,” tutur Maren Herrmann dari Diageo Indonesia.

“World Class adalah cerminan dari komitmen Diageo untuk menciptakan industri yang bertanggung jawab bagi pelanggan, komunitas, dan individu kami yang disatukan oleh produk ikonik kami. Kami percaya bahwa melalui para bartender, kami dapat membagikan nilai-nilai yang kami percaya dan berkontribusi untuk membangun industri minuman yang lebih baik dan lebih positif dan dunia yang inklusif. Kami bangga menjadi bagian dari kompetisi ini, dan kami berharap dapat melihat dampak yang akan dibuat oleh para bartender ini di masa depan,” jelasnya.

Setelah melewati persaingan ketat, akhirnya sang jawara pun dipilih. Dewan juri menetapkan bartender Malvern Nathaniel dari The Langham Jakarta sebagai pemenang Diageo World Class 2023 Indonesia. Atas prestasinya itu, Malvern Nathaniel berhak mewakili Indonesia di final global.

Komitmen berkelanjutan Diageo terhadap inovasi craftmanship koktail dan fine drinking yang dibangun selama kompetisi ini berlangsung, akan membuka jalan menuju new heights of excellence dalam industri bartending.

Untuk cerita menarik lainnya tentang Diageo World Class dan Diageo Indonesia, follow Instagram @worldclass and @diageoID. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *