Gandeng US Coast Guard, Bakamla Perkuat Sistem Penanganan Insiden di Laut

Gandeng US Coast Guard, Bakamla Perkuat Sistem Penanganan Insiden di Laut

Bakamla selaku Indonesian Coast Guard menggandeng beberapa stakeholder instansi bidang kemaritiman untuk memperkuat sistem penanganan insiden di laut yang diwujudkan dalam sebuah latihan bersama Incident Command System (ICS) dengan Mobile Training Team (MTT) jajaran US Coast Guard di Jakarta, Senin (08/07).

Incident Command System (ICS) atau Sistem Komando Penanganan Darurat merupakan suatu standar sistem penanganan kejadian yang digunakan semua disiplin penanganan kedaruratan. Struktur dan manajemen penanganan darurat yang memiliki keahlian atau kompetensi spesifik teknis dipadukan dalam sistem ICS. Memberikan informasi yang akurat, tegas, akuntabel tinggi, terencana dan kegiatan operasi yang efektif serta dukungan logistik untuk semua kejadian.

Bakamla memiliki Kantor Pusat Informasi Marabahaya Laut (KPIML). Dalam pengintegrasian dan kolaborasi antara pengawasan dan perairan melalui sistem peringatan dini, serta pertukaran atau sharing data dan informasi antar lembaga negara ini makin diintensifkan guna menunjang tugas pokok masing-masing dalam menjaga keselamatan, keamanan dan pertahanan perairan yurisdiksi nasional.

Pelatihan antara Bakamla selaku Indonesian Coast Guard bersama Stakeholder bidang Kemaritiman dengan US Coast Guard ini menyajikan konsep, prinsip dan protokol bagian perencanaan yang ditetapkan dalam ICS dan akan membiasakan peserta dengan mekanisme kegiatan perencanaan yang ditetapkan dalam Incident Command System dan akan membiasakan peserta dengan mekanisme kegiatan perencanaan.

Dalam sambutannya pada saat pembukaan acara pembukaan pelatihan tersebut Kepala Bakamla Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R., yang dibacakan Kasubditgarlat Kolonel Bakamla Jukiman Situmorang menyampaikan beberapa hal antara lain perairan Indonesia yang kaya akan sumber alam hayati dan mineral serta memiliki letak geografis yang strategis, menyebabkan tingginya aktivitas di perairan Indonesia baik dari kegiatan lalu lintas kapal, penangkapan ikan serta kegiatan eksplorasi dan eksploitasi lainnya di lepas pantai.

Aktivitas di perairan Indonesia yang tinggi berpotensi terjadinya insiden di laut seperti kapal karam, kapal tenggelam, tabrakan kapal dan kapal terbakar, juga insiden yang terjadi akibat kegiatan di pelabuhan, kebocoran atau kerusakan pada pipa gas, minyak, serta dari kegiatan eksplorasi atau eksploitasi minyak dan gas di lepas pantai.

Untuk menghadapi situasi tersebut, diperlukan suatu sistem komando untuk mengkoordinasikan, mengendalikan, memantau serta mengevaluasi kegiatan penanganan insiden di laut. Saat insiden atau bencana terjadi, komando penanggulangan bencana harus segera dibentuk dan didukung komandan dan staf yang handal. Untuk memberikan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Incident Commander yang efektif melalui diskusi dan latihan-latihan.

Sebagai bentuk peningkatan hubungan kerja sama antara indonesia dan USCG sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia instansi yang bertugas di laut, bakamla bekerja sama dengan Mobile Training Team (MTT)-US Coast Guard (USCG) akan memberikan pelatihan teknis bagi Bakamla dan stakeholders-nya salah satunya pelatihan Incident Command System (ICS).

Kegiatan pelatihan Incident Command System ini merupakan sarana untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang ICS sebagai referensi dalam menjalankan tugas sehari-hari di bidang keamanan dan keselamatan laut. Pelatihan ini menjelaskan metodologi bagaimana membangun sistem untuk mengelola insiden atau krisis yang direncanakan secara efektif.

Secara garis besar, ICS adalah suatu sistem penanganan insiden yang digunakan untuk mensinergikan dan mengintegrasikan pemanfaatan semua sumber daya yang ada, baik itu sumber daya manusia, peralatan maupun dana atau anggaran.

Kegiatan diikuti 22 orang personel Indonesian Coast Guard dan instansi terkait dan USCG, dilaksanakan selama sepuluh hari mulai tanggal 8-19 Juli 2019, di Jakarta. Adapun materi yang dikembangkan antara lain Basic Principles of ICS, Incident Commander & Command Stanβ€œ Functions General Staff Functions, ICS Facilities, Command Responsibilities dan beberapa materi lainnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *