Serentak di Jatim, Serbuan Vaksinasi Merdeka Sebar 15.000 Dosis di 5 Titik

Serentak di Jatim, Serbuan Vaksinasi Merdeka Sebar 15.000 Dosis di 5 Titik

Serbuan Vaksinasi Merdeka serentak digelar di wilayah Jawa Timur. (foto: ist.)

Jawa Timur (Penabali.com) – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta bersama Irdam V/Brawijaya melakukan pengecekan Vaksinasi Merdeka di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (22/9/2021).

Kegiatan Vaksinasi Merdeka juga dilakukan serentak di 21 titik di 9 Polda se-Indonesia yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari IPB Bogor.

Vaksinasi Merdeka di UMM ini diselenggarakan TNI-Polri dan Pemprov Jatim bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Daerah Jawa Timur. Kegiatan ini menargetkan 3.000 dosis vaksin jenis Sinovac untuk tahap 1 dan 2, yang diperuntukkan bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat, dengen dibantu 109 tenaga kesehatan.

Selain di UMM, hari ini di Jawa Timur secara bersamaan juga dilaksanakan Vaksinasi Merdeka di 4 titik lokasi yaitu di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, STIE IBMT Surabaya, Gereja Bethany Surabaya dan di SMKN 1 Singosari Kabupaten Malang, dengan total target sasaran sebanyak 15.000 dosis vaksin bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang dibantu oleh 397 tenaga kesehatan gabungan TNI, Polri, Pemprov Jatim dan relawan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan pelaksanaan Vaksinasi Merdeka, meliputi tahapan screening, registrasi, vaksinasi dan observasi didampingi Rektor UMM dan Ketua BEM UMM serta Korda BEM Nusantara Jatim.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta menghimbau kepada seluruh pelajar, mahasiswa, dan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, walaupun angka covid di Jatim sudah menurun, namun penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan.

“Mari kita semua selalu meningkatkan kesadaran dengan terus menerapkan prokes, mari kita jaga Jawa Timur ini dengan 3M dan 3T, yaitu bagaimana kepatuhan terhadap protokol kesehatan, utamanya memakai masker, penguatan terkait dengan testing, tracing dan tentunya tindak lanjut dari treatment yang ada,” paparnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mewujudkan kekebalan, meningkatkan imunitas masyarakat dengan mempercepat akselerasi vaksinasi. Yang kita harapkan dengan adanya tiga strategi ini maka laju pertumbuhan covid betul-betul bisa kita kendalikan dan pertumbuhan ekonomi bisa kembali bertumbuh,” pungkasnya. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *