Potong 50 Ekor Kambing dan Sapi, Polda Jatim Distribusikan Daging Qurban “Door to Door”

Potong 50 Ekor Kambing dan Sapi, Polda Jatim Distribusikan Daging Qurban “Door to Door”

Kapolda Jatim melepas distribusi daging Qurban door to door untuk masyarakat terdampak Covid-19. (Foto: ist.)

Jawa Timur (Penabali.com) – Polda Jawa Timur mendistribusikan daging qurban untuk warga terdampak Covid-19. Pendistribusian daging qurban ini dilakukan tepat pada Hari Raya Idul Adha 1442 H, Selasa (20/7/2021), di Mapolda Jatim. Pendistribusian daging qurban ini juga diikuti seluruh Polres jajaran Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, ada sebanyak 38 ekor sapi dan 12 ekor kambing disembelih melalui Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang telah ditentukan.

“Kami mendasari Surat Edaran Menteri Agama dan Surat Edaran Ibu Gubernur Jatim terkait pelaksanaan takbir dan shalat ied, berjalan aman dan tertib. Pemotongan hewan qurban dilakukan di RPH atau yang telah ditentukan,” tandasnya.

“Kemudian untuk Polda Jawa Timur sendiri tahun ini berqurban sebanyak 38 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Sasaran pendistribusian daging qurban ini dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya masyarakat yang terdampak karena pelaksanaan PPKM Darurat,” papar Kapolda Jatim.

Petugas yang melaksanakan pendistribusian daging qurban adalah Bhabinkamtibmas dibantu juga anggota Polantas, baik dari jajaran Polda maupun dilaksanakan di Polres-Polres dan Polsek.

Kapolda menambahkan, keberadaan Polri beserta Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya yaitu ingin membantu masyarakat untuk melewati keadaan yang sulit ini.

“Mari kita bersama-sama mengambil bagian masing-masing sesuai dengan kemampuan yang bisa dilakukan dan kepada masyarakat tolong patuhi dengan melaksanakan 5M,” tambahnya.

Lebih lanjut Kapolda Jatim mengibaratkan Covid-19 seperti peluru yang masih berdesingan di lingkungan sekitar. Peluru ini tidak mengenal pangkat usia jabatan, latar belakang, kalau lengah bisa terpapar.

“Siapa pun bisa terkena penyakit ini kalau lengah, tapi selama kita patuh prokes kita akan selamat. Oleh karena itu, mari kita juga melaksanakan prokes baik di dalam rumah, maupun dimana kita berada. Saat ini PPKM itu dilaksanakan dalam rangka mengatur ini menyelamatkan masyarakat,” jelasnya.

“Ayo sama-sama kita laksanakan prokes, dan mudah-mudahan dengan kebersamaan ini kita bisa melewati keadaan yang sulit ini bersama-sama,” pungkasnya. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *