“The Participles Music Circuit Finale”, Pohon Tua Poles 4 Band Jadi “Mengkilap”

“The Participles Music Circuit Finale”, Pohon Tua Poles 4 Band Jadi “Mengkilap”

Move fast and break things. Pesat dan pecah. Propaganda gerak cepat dan gerabak-gerubuk yang kencang berkumandang di antara para hulubalang Facebook di masa awal kemunculannya, kuat mengingatkan pada manuver yang sekarang sedang dipraktikkan oleh label rekaman anyar asal Bali, Pohon Tua Creatorium (PTC).

Pesat, hanya dalam hitungan kurang dari enam bulan telah turut membidani lahirnya empat band muda brilian. Yaitu Manja, Soulfood, Soul & Kith, dan Truedy Duality. Sebelumnya PTC juga erat terlibat dalam proyek musikal Nostress, Made Mawut dan Rivaba.

Pecah, puspawarna karya (single serta video senandung) yang diluncurkan pun oh-sungguh bermutu baik lagi menarik, indah membelah atensi publik dari segala nestapa pagebluk.

“Aku merekrut band dan artis yang sudah jadi, yang sudah siap di paling tidak 3 hal, skill, knowledge, attitude. Artinya tidak turut menanam sedari awal, tak ikut merawat agar berkembang. Tapi mereka ya pada dasarnya sudah jadi dan memang bagus. Namun sedikit bingung mau kemana, harus ngapain setelah merilis album. Di situlah aku mulai mengambil peran, membukakan pintu,” jelas sang dalang dibalik PTC, Pohon Tua, Rudolf Dethu, sedikit merendah.

Ia juga meluruskan mengapa ia sedikit menolak disebut paling berjasa kolosal dalam karir musisi yang ia produseri. PTC, ada juga Gun serta Ira di dalam tim inti, selain Pohon Tua, semata memoles sang artis, di bagian mana ia sejatinya sudah bersinar di situ PTC menggosoknya agar lebih mengkilap. Lalu berlanjut membantu dalam isu pasca-produksi.

“Setelah beres rekaman itu album mau dibawa ke mana agar beredar nasional, aktivasi promosinya macam apa, gimmick harus terus dikebut, dsb,” sebutnya.

Setelah sejak September unjuk aksi lewat rangkaian konser The Participles vol. 2 yang bermula di Rumah Sanur (Sanur) lalu Kebon Vintage Cars (Biaung) kemudian Made’s Warung (Seminyak) dan berlanjut ke The Lawn (Canggu) sampai kemudian berakhir hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2020, di Hard Rock Cafe (Kuta).

Di sesi pamungkas ini selain pertunjukan musik hidup juga bakal ditayangkan perdana video dendang milik Soulfood dan Truedy Duality hasil garapan hebat dari Caterpillar Studio.

Sudah? Belum. Masih ada satu lagi, kejutan kolosal konser pamuncak The Participles Music Circuit: Jason Ranti!

“Dua bulan melelahkan, empat band mengagumkan, lima konser menyenangkan. Padat. Pesat. Pecah,” tutup Rudolf Dethu. (red)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *