Categories Bali Berita Buleleng

Andika Berbagi Ratusan Sembako, Teruskan Kiprah Sosial Sang Ayah

Singaraja ( Penabali.com) – Kiprah sosial yang selama ini dikenal melekat pada sosok Nyoman Arya Astawa atau Jro Mang Dauh, kini mulai diteruskan oleh putranya, Putu Andika Arya Pratama. Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Andika membagikan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Sabtu (13/6).

Sebanyak 270 paket sembako disalurkan kepada warga di lima banjar dinas di Desa Kaliasem. Sementara dua banjar dinas lainnya telah menerima bantuan lebih awal. Secara keseluruhan, jumlah bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 500 paket sembako.

Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang penerima bantuan, Luh Seriantini, warga Banjar Dinas Pura, mengaku bantuan sembako sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, harga beras, minyak goreng dan sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, bantuan yang diberikan dinilai sangat meringankan beban ekonomi keluarga.

“Harga kebutuhan pokok sekarang naik semua. Tetapi Jro Mang Dauh sekeluarga sudah dua kali memberikan bantuan saat hari raya. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Ia mengaku telah menerima informasi mengenai pembagian sembako sekitar tiga hari sebelum kegiatan berlangsung. Ke depan, ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan karena masih banyak warga yang membutuhkan bantuan.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Banjar, Putu Andika Arya Pratama, mengatakan kegiatan sosial tersebut terinspirasi dari kiprah ayahnya, Nyoman Arya Astawa atau yang akrab disapa Jro Komang Dauh. Selama ini, ayahnya dikenal rutin melaksanakan berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Andika, sebagian besar bantuan yang disalurkan berasal dari dana pribadi keluarga. Kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang saat ini menghadapi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

“Melihat kondisi saat ini, harga bahan pokok mengalami kenaikan. Kenaikan harga BBM juga berpengaruh terhadap berbagai sektor sehingga berdampak pada biaya hidup masyarakat,” katanya.

Andika menegaskan kegiatan sosial tersebut tidak akan berhenti pada pembagian sembako semata. Ke depan, pihaknya berencana memperluas bentuk bantuan ke sektor pendidikan serta menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, seperti anak-anak sekolah dan anak yatim.

Menurutnya, bantuan pendidikan berupa alat tulis, sepatu maupun seragam sekolah menjadi salah satu program yang tengah disiapkan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas.

“Ke depan kami berharap bisa memperluas bentuk bantuan, misalnya penyediaan alat tulis, sepatu, seragam sekolah dan kebutuhan lainnya. Kami ingin kegiatan sosial ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tandasnya. (ika)