Singaraja ( Penabali.com) – Kepedulian terhadap masyarakat yang harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) ditunjukkan Semeton Mang Dauh (SMD). Bersama puluhan relawan, komunitas ini membagikan lebih dari 1.000 botol soft drink dingin kepada pengendara di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Buleleng, Sabtu (17/10).
Aksi sosial ini dilakukan saat pasokan BBM di Buleleng belum kembali normal dan antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah SPBU. Memasuki hari kelima kondisi tersebut, masyarakat harus meluangkan waktu lebih lama untuk mendapatkan BBM. Situasi ini menggerakkan SMD untuk turut hadir memberikan perhatian melalui aksi berbagi langsung kepada pengendara.
SPBU Dencarik, Kecamatan Banjar, menjadi lokasi pertama yang disasar. Puluhan relawan membagikan minuman dingin kepada pengendara yang tengah menunggu giliran mengisi BBM. Setelah itu, kegiatan berlanjut ke SPBU Anturan, Kecamatan Buleleng, untuk menjangkau masyarakat di wilayah tersebut.
Tokoh pariwisata Buleleng sekaligus Pembina SMD, Nyoman Arya Astawa, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak panjangnya antrean BBM. Menurutnya, perhatian kepada sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang manfaatnya bisa langsung dirasakan.
“Kami melihat masyarakat harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan BBM. Dari situ muncul inisiatif untuk ikut membantu melalui hal sederhana, yakni membagikan minuman dingin kepada para pengendara. Kami ingin hadir di tengah masyarakat dan menunjukkan bahwa kepedulian bisa dilakukan oleh siapa saja,” ujarnya.
Arya menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan minuman, melainkan juga menjadi upaya menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Di tengah situasi yang menyulitkan masyarakat, kehadiran berbagai elemen diharapkan mampu memberikan dukungan moral bagi warga.
“Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana bisa memberikan manfaat. Mungkin minuman ini sederhana, tetapi kami berharap bisa sedikit menyegarkan pengendara yang sudah lama menunggu. Kami bersama relawan ingin berbagi dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Buleleng,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, SMD menyalurkan lebih dari 1.000 botol minuman dingin dengan melibatkan puluhan relawan yang turun langsung ke lapangan. Langkah tersebut sekaligus menambah deretan aksi solidaritas yang muncul di tengah belum pulihnya pasokan BBM di Buleleng.
Sebelumnya, petugas dan aparatur sipil negara (ASN) juga turut membagikan minuman kepada pengendara yang mengantre. Kini, keterlibatan SMD menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya datang dari unsur pemerintah, tetapi juga tumbuh dari komunitas dan organisasi yang tergerak untuk membantu.
Bagi SMD, situasi ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat saling membantu. Di tengah panjangnya antrean BBM, perhatian sederhana diharapkan mampu menghadirkan kesegaran sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Buleleng memiliki semangat solidaritas untuk saling menguatkan.
“Kegiatan ini akan kami lanjutkan dengan melihat situasi nantinya di lapangan,”tegas Mang Dauh. ***

