Balingkang Kintamani Festival 2019, Upaya Mendongkrak Kunjungan Turis Tiongkok ke Bali

Untuk menarik kembali jumlah wisatawan Tiongkok ke Bali, Pemerintah Provinsi Bali melalui Wakil Gubernur Bali bersama stakeholders pariwisata akan mengadakan sebuah event yang bertajuk “Chinese New Year 2019”. Event ini akan digelar pada 6 Februari mendatang. Event ini merupakan strategi untuk mengikat wisatawan Tiongkok yang memiliki jalinan hubungan budaya dengan Bali sejak jaman dulu.

Wisatawan Tiongkok sejauh ini hanya menikmati atraksi wisata alam dan belum mengenal lebih jauh kebudayaan Bali. Padahal budaya Bali dan Tiongkok sangat erat kaitannya. Akulturasi budaya Bali dan Tiongkok sebenarnya sudah terjadi sejak zaman dahulu. Dibuktikan dengan adanya situs kerajaan Balingkang di Bali.

Balingkang Kintamani Festival 2019 merupakan inisiasi dari Pemerintah Provinsi Bali bersama Bali Tourism Board (BTB) dalam rangka menyambut kedatangan wisatawan Tiongkok pada Tahun Baru Imlek tahun 2019. “Jadi ini (budaya), salah satu tools yang kita pakai,” kata Wakil Gubernur Bali,
Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, di Denpasar, Senin (28/1).

Festival yang nantinya akan dipusatkan di depan Pura Batur, Kintamani, Bangli, ini akan mengangkat cerita Dalem Balingkang. Bekerjasama dengan Bali Liang, sekitar 2.000 wisatawan Tiongkok yang ada di Bali akan diarahkan ke Batur. Festival ini juga menekankan pada alkulturasi budaya Bali dan Tiongkok melalui kisah percintaan segitiga antara Raja Jaya Pangus, Putri Kang Cing We, dan Dewi Danu yang dikemas dalam bentuk parade budaya.

Ketua Bali Tourism Board (BTB) IB Agung Partha Adnyana mengatakan, di dunia kisah romance ini tidak pernah habis. Romeo and Juliet contohnya. Di Bali juga ada kisah romance yaitu Jaya Pangus dan Kang Cing Wie dan IB Sri Danu. Cinta segitiga itu telah menorehkan kisah cinta yang romantis.

“Kita harus kemas agar orang antusias menonton,” imbuhnya. Sementara Kintamani sudah dari dulu terkenal, sejak 100 tahunan lebih. Maka dari itu Ia ingin memperkenalkan daerah itu sebagai daerah teromantis di dunia dengan festival ini.

Dilain pihak, Pemerintah Provinsi Bali menargetkan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali pada tahun 2019 sebanyak 1,5 juta-1,6 juta. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada November 2018, kunjungan wisatawan Tiongkok yang sebelumnya selalu peringkat satu kunjungan tertinggi ke Bali, melorot ke posisi kedua, turun 37,51%. Sehingga diharapkan dengan festival ini nantinya akan mampu kembali mengangkat kunjungan turis dari Negeri Tirai Bambu ini ke Bali. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *