Banyak Terima Laporan Kisruh Debitur BPR Lestari, ORI Bali Desak Stakeholder Segera Cari Solusi Terbaik

Denpasar (Penabali.com) – Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab, mengungkapkan banyak tembusan laporan yang diterima ORI Perwakilan Provinsi Bali terkait kisruh debitur BPR Lestari.

“Tapi karena tupoksinya tidak di tempat kami, kami hanya bisa meneruskan ke pihak yang berwenang,” kata Umar, Jumat (7/1/2021) di Denpasar.

Umar menyebutkan, kendati tidak memiliki Tupoksi terhadap persoalan itu, namun ia secara intens memantau perkembangannya.

“Dinamikanya cukup menarik persoalan ini, terbukti banyak tembusan laporan yang ditujukan ke kami,” sebutnya.

Ia juga mengungkapkan, dari tembusan laporan tersebut ada yang dikirim melalui pos ataupun datang langsung ke kantor ORI Perwakilan Bali di Jalan Melati, Denpasar.

“Tapi ada juga yang setelah kita konfirmasi, ternyata ada yang gunakan nomor palsu alias ndak jelas,” ucap Umar.

Mencermati kisruh debitur BPR Lestari, pihaknya mendorong stakeholder yang memiliki Tupoksi agar sesegera mungkin menyelesaikan kisruh tersebut agar tidak berlarut-larut.

“Selesaikan aja secara transparan. Bagaimana teknisnya, kan mereka yang tahu,” ujar Umar.

Ia lantas memberi saran agar penyelesaiannya dilakukan secara transparan. Lantas para debitur jika diperlukan membuat forum yang tujuannya agar mempermudah koordinasi dan pendataan.

Umar beranggapan, semakin cepat kisruh BPR Lestari dengan debiturnya diselesaikan maka akan semakin baik utamanya untuk menciptakan atmosfer perbankan yang sehat dan membangun citra perbankan yang positif di mata masyarakat.

“Apalagi saat ini kita dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, otomatis kepastian dalam berusaha juga penyelesaian perselisihan akan berimbas pada bergeraknya ekonomi masyarakat luas,” pungkasnya. (rls)