Categories Bali Berita Buleleng

Belum Maksimal, Sugawa Korry Soroti Keberadan Monumen Jagaraga

Singaraja (Penabali.com) – Monumen Jagaraga, yang terletak di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, mendapat sorotan untuk lebih dimaksimalkan keberadaannya. Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Sugawa Korry, mengungkapkan hal ini pada Jumat (14/6).

Monumen ini berdiri di Jalan Raya Desa Jagaraga dengan sejumlah patung dan diorama Perang Jagaraga, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik. Sugawa Korry menyatakan bahwa monumen ini seharusnya lebih dari sekadar bangunan beton, tetapi menjadi sarana edukasi tentang sejarah bagi generasi muda.

“Kami mengimbau kepada Pj Bupati dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng untuk mengoptimalkan monumen ini agar dapat membentuk jiwa, semangat, dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” katanya saat kunjungan ke Monumen Jagaraga.

Menurut Sugawa Korry, kisah heroik Kerajaan Buleleng dalam mempertahankan harkat dan martabat melawan Belanda melalui Perang Jagaraga harus dikenang oleh generasi penerus.

Dia menyarankan agar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng mengkoordinir kunjungan bagi pendidikan tingkat TK/PAUD, SD, bahkan mahasiswa ke Monumen Jagaraga. Dia juga menekankan perlunya penambahan diorama dan peralatan sesuai dengan konten monumen serta promosi yang lebih intensif untuk menarik minat wisatawan.

“Monumen ini didirikan untuk memastikan bahwa generasi mendatang memahami nilai-nilai kepahlawanan di Buleleng. Kita harus membangun masyarakat Buleleng dalam jiwa dan raga,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat pengunjung ke Monumen Jagaraga. Dinsos Buleleng bertanggung jawab dalam perawatan dan pemeliharaan monumen serta tugu perjuangan di Bali utara.

“Kami telah merancang Monumen Jagaraga sebagai salah satu destinasi wisata dengan kolaborasi dari berbagai instansi terkait, termasuk Pemerintah Desa Jagaraga, untuk memperkuat nilai-nilai perjuangan ini,” ujarnya.

Dia juga berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah pusat dalam mengkomunikasikan nilai-nilai yang terkandung di Monumen Jagaraga. (Ika)