Singaraja (Penabali.com ) – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli kembali menyasar wilayah pedesaan di Kabupaten Buleleng. Kali ini, BRI menyalurkan bantuan pembangunan sanitasi air minum di Banjar Dinas Sangburni, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan.
Program pembangunan sanitasi air minum tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak. Bantuan ini menyasar lebih dari 300 kepala keluarga (KK) yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses air minum bersih. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 150,5 juta.
Pemimpin BRI Branch Office Singaraja, Mardian Salam Tarigan, mengatakan program tersebut merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan perhatian dalam pemenuhan akses sanitasi dan air bersih.
“Melalui Program BRI Peduli TJSL ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses sanitasi dan air minum yang layak, karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup,” ujarnya.
Menurut Mardian, ketersediaan sanitasi dan air minum yang layak memiliki dampak langsung terhadap kesehatan, produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan adanya program ini, masyarakat Banjar Dinas Sangburni diharapkan dapat menikmati akses air minum yang lebih aman dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan warga secara menyeluruh.
“BRI telah menyalurkan berbagai program BRI Peduli TJSL di sejumlah bidang, di antaranya bantuan perbaikan rumah ibadah, pelestarian alam dan penghijauan, perbaikan sarana dan prasarana publik, bantuan kesehatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, serta program sosial lainnya,”imbuhnya. (ika)

