Cegah Klaster Sekolah, 30 Guru dan Siswa di Buleleng Jalani Rapid Test Antigen

Cegah Klaster Sekolah, 30 Guru dan Siswa di Buleleng Jalani Rapid Test Antigen

Seorang siswi sekolah dasar di Buleleng tengah menjalani rapid test antigen. (foto: ist.)

Buleleng (Penabali.com) – Dalam upaya pengendalian dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Buleleng terutama di masa pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT), Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng melaksanakan tes rapid antigen secara sampel di beberapa sekolah.

“Ini bentuk evaluasi atas pelaksanaan PTMT yang berjalan sejak 4 Oktober 2021 lalu. Penting kami laksanakan agar tidak terjadi klaster baru di satuan pendidikan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, Selasa (19/10/2021).

Tes rapid antigen menyasar 30 sampel dari guru dan siswa setiap harinya di tiga sekolah yang berbeda.

“Kami lakukan tes rapid antigen sebanyak 30 orang, setiap sekolah 1 guru dan 9 siswa, dan itu sudah kami susun jadwalnya sampai awal November 2021. Targetnya per hari 3 sekolah kami sasar dengan petugas kesehatan dari puskesmas wilayah setempat,” imbuhnya.

Dari tes rapid antigen yang dilaksanakan perdana tanggal 19 Oktober 2021 di 2 SD di Kecamatan Tejakula dan 1 SMP di Kecamatan Kubutambahan, hasilnya semua negatif atau non reaktif.

“Sangat bersyukur hasil tes rapid hari ini semua negatif. Misalnya ada yang reaktif tentunya akan dilakukan tindakan selanjutnya. Semoga dengan upaya Satgas Covid-19 Buleleng yang dilakukan, PTMT di Kabupaten Buleleng dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sehat,” harapnya. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published.