Categories Denpasar Sosial Budaya

CSR Pegadaian, Serahkan Satu Unit Ambulan dan APD kepada Kodam IX/Udayana

Dirut PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto didampingi Direktur Jaringan, Operasi, dan Pemasaran, serta Pemimpin Wilayah VII PT Pegadaian (Persero) Denpasar Nuril Islamiah, menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, di GOR Prajaraksaka, Kepaon, Denpasar, Jumat (28/08/2020).

Kegiatan sosial dalam rangka Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian (Persero) ini, selain ambulans juga turut diserahkan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para prajurit Kodam IX/Udayana.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara mengatakan, Kodam IX/Udayana sebagai bagian dari institusi TNI punya tugas dalam rangka operasi militer (peperangan) dan non militer. Salah satu tugas operasi non niliter tersebut adalah tugas sosial kemanusiaan dan kebencanaan termasuk didalam penanganan covid-19.

“Dalam pandemi covid ini, TNI memiliki tugas membantu pemerintah daerah di wilayahnya dalam upaya percepatan penanganan covid-19. Sebagai lini terdepan, TNI punya tanggungjawab melaksanakan pendisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan,” ulas Pangdam Udayana.

Karena sebagai lini terdepan dan berhadapan langsung dengan masyarakat, prajurit TNI bersama tim kesehatannya sangat rentan terpapar covid-19.

“Karena itu, saya atas nama pribadi dan jajaran Kodam Udayana menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pegadaian, ini sangat membantu tugas-tugas kami dalam misi kemanusiaan ditengah pandemi covid-19,” ujar Mayjen TNI Kurnia Dewantara.

Dirut PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengungkapkan, bantuan APD dan satu unit ambulan dari Pegadaian diharapkan dapat mendukung dan memperlancar tugas-tugas sosial kemanusiaan Kodam Udayana khususnya dalam penanganan pandemi covid-19.

“TNI punya peranan penting dalam penanganan covid maka Pegadaian sangat mensupport lewat CSR agar dalam bertugas prajurit TNI lebih percaya diri, lebih tenang dan lebih aman dan sehat dari virus corona,” kata Kuswiyoto. (red)